Breaking News:

Luar Negeri

Peringatan 75 Tahun Bom Nuklir di Hiroshima dari 'Little Boy' jadi Origami Bangau, Ini Faktanya

Hari ini 75 tahun lalu, tepatnya 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom "Little Boy" di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir Perang.

News 18 (AP / Stanley Troutman, Pool, File)
Dalam 7 September 1945 ini, mengarsipkan foto, seorang lelaki tak dikenal berdiri di samping perapian ubin tempat sebuah rumah pernah berdiri di Hiroshima, Jepang. Pengeboman 6 Agustus 1945 adalah serangan nuklir pertama di dunia. Diperkirakan 140.000 orang, termasuk mereka yang menderita cedera dan penyakit terkait radiasi, meninggal hingga 31 Desember 1945. Itu adalah 40% dari 350.000 populasi Hiroshima sebelum serangan itu. 

SERAMBINEWS.COM - Hari ini 75 tahun lalu, tepatnya 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom "Little Boy" di Kota Hiroshima, Jepang, sebagai tahap akhir Perang Dunia II. 

Tiga hari setelah 6 Agustus 1945, pemboman Hiroshima, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom kedua di Nagasaki.

Jepang memperingati 75 tahun serangan nuklir pertama di dunia, hari ini Kamis (6/8/2020).

Tiga hari setelah 6 Agustus 1945 atau pemboman Hiroshima, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom kedua di Nagasaki.

Jepang menyerah pada 15 Agustus, mengakhiri Perang Dunia II dan, lebih luas lagi, agresinya terhadap tetangga Asia yang telah berlangsung hampir setengah abad.

Melansir dari News 18 pada hari Kamis (6/8/2020), inilah bukti pada pemboman di Hiroshima 75 Tahun yang lalu.

​​Pergoki Suami Selingkuh, Istri Sah Ngamuk dan Hantam Kepala Pelakor Pakai Toples sampai Pecah

7 PDP Pulang, 112 Isolasi Mandiri di Rumah, 3.431 Selesai Pemantauan dan Seorang Negatif Swab

Hari Ini Peringatan 75 Tahun Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki, Serangan Nuklir Pertama di Dunia

Mengapa Hiroshima dipilih sebagai target?

Hiroshima adalah pusat militer utama Jepang dengan pabrik, pangkalan militer, dan fasilitas amunisi.

Sejarawan mengatakan Amerika Serikat memilihnya sebagai target yang sesuai karena ukuran dan lanskapnya, dan dengan hati-hati menghindari kebakaran yang membom kota sebelumnya sehingga pejabat Amerika dapat menilai secara akurat dampak serangan atom.

Amerika Serikat mengatakan pemboman itu mempercepat penyerahan Jepang dan mencegah perlunya invasi AS ke Jepang.

Halaman
1234
Penulis: Syamsul Azman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved