Breaking News:

Staf Balitbangkes Aceh Positif Covid

Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Aceh yang berada di Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar

For Serambinews.com
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani 

* Spesimen Swab Kembali Dikirim ke Jakarta

* Unsyiah Laporkan Tambahan 158 Kasus

BANDA ACEH - Laboratorium Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Aceh yang berada di Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, sudah beberapa hari terakhir tidak beroperasi menyusul terinfeksinya dua staf di lab tersebut.

Karena itu, untuk sementara Balitbangkes tidak menerima pemeriksaan spesimen pasien Covid-19 dan juga tidak mengeluarkan hasil pemeriksaan. Padahal dari sejumlah kabupaten/kota dilaporkan cukup banyak pasien yang sedang menunggu keluarnya hasil pemeriksaan swab.

Salah seorang keluarga pasien asal Panga, Aceh Jaya, mengaku sudah 10 hari menunggu keluarnya hasil swab terhadap pamannya yang kini sedang dirawat di rumah sakit Banda Aceh. Pamannya tersebut awalnya dirawat di Rumah Sakit Teuku Umar (RSU TU) Calang dan pada 29 Juli 2020 dirujuk ke rumah sakit di Banda Aceh.

“Setiba di Banda Aceh hari itu, beliau langsung di-swab dan sampai sekarang hasil swab belum keluar,” katanya kepada Serambi, Jumat (7/8/2020).

Ia dan bersama keluarga yang lain sudah beberapa kali menanyakan hasil pemeriksaan kepada dokter di rumah sakit. “Saya tanya sama dokter, dibilang hari ini (kemarin) keluarnya jam 11. Tapi sudah sore juga belum ada kabar tentang hasil swab itu. Terus dokter bilang kalau udah keluar nanti dikabari," imbuhnya.

Kasus yang sama juga dialami sejumlah pasien di Aceh Tengah. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Aceh Tengah, dr Yunasri mengungkapkan, pihaknya pada 29 Juli lalu telah mengirimkan 67 spesimen untuk dilakukan pemeriksaan swab di Balitbangkes Aceh dan sampai kemarin belum keluar hasilnya.

"Ternyata Balitbangkes yang ada di Banda Aceh sekarang tutup, sehingga semua spesimen yang ada di Balitbangkes Aceh sudah dikirim ke Jakarta," ungkap Yunasri.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Barfat Daya (Abdya), Safliati SST Mkes, menyebutkan, ada 37 spesimen pasien yang dikirim pihaknya ke Balitbangkes Aceh dan hingga saat ini belum keluar hasil. Sebanyak 4 spesimen dikirim pada 28 Juli dan 33 spesimen dikirim pada 4 Agustus 2020. Akibat belum keluarnya hasil, pelaksanaan swab massal terhadap tenaga medis (RSU TP) juga harus ditunda.

Halaman
1234
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved