Breaking News:

Pemerintah Aceh dan DPRA Diminta Evaluasi Qanun LKS  

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, meminta Pemerintah Aceh dan DPRA untuk mengevaluasi pelaksanaan Qanun Nomor 11 Tahun 2018

hand over dokumen pribadi
Ketua YARA, Safaruddin 

BANDA ACEH - Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin, meminta Pemerintah Aceh dan DPRA untuk mengevaluasi pelaksanaan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syari'ah (LKS).

Evaluasi yang di maksud YARA adalah pada Pasal 65 dan 66 yang menyebutkan bahwa pada saat qanun itu mulai berlaku, lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh wajib menyesuaikan dengan qanun ini paling lama tiga tahun sejak qanun diundangkan dan peraturan qanun harus ditetapkan paling lama satu tahun sejak qanun diundangkan.

"Kami mendesak Pemerintah Aceh dan DPRA mengevaluasi Pasal 65 dan 66 Qanun LKS yang mengatur tentang jangka waktu pengalihan status semua bank di Aceh ke dalam bentuk syariah," kata Safaruddin dalam rilis kepada Serambi, Sabtu (8/8/2020).

Menurutnya, yang paling berdampak adalah masyarakat kecil yang biasa menggunakan fasilitas bank konvensional seperti mesin anjungan tunai mandiri (ATM) setor tunai, fasilitas kredit, fasilitas ATM, dan banyak lagi fasilitas lain yang ada di bank konvensional namun tidak tersedia di bank syariah.

"Jika mesin ATM setor tunai tak ada lagi di Aceh, maka masyarakat yang akan melakukan transaksi setor harus ke bank langsung dengan antrean yang panjang. Padahal, mereka hanya mau setor 100 atau 500 ribu untuk berbagai keperluan. Ini kan sudah mempersulit masyarakat,” ungkapnya.

Karena itu, ia menyarankan Pemerintah Aceh dan DPRA mengevaluasi Qanun LKS yang berkaitan dengan jangka waktu peralihan bank konvensional ke syariah. "Jika dilakukan saat ini seperti diatur dalam Qanun LKS, maka banyak masyarakat yang kesulitan memperoleh layanan dari bank seperti sekarang," pungkas Safaruddin. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved