Breaking News:

Tanaman Cabai Warga Pidie Diserang Mati Layu  

Selama satu bulan terakhir ratusan batang tanaman cabai milik petani lokal di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie diserang mati layu akibat diserang

SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Petani lokal di Gampong Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie menyemprot tanaman cabai yang diserang virus mati layu sejak satu bulan terakhir, Sabtu (8/8/2020). SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL 

SIGLI - Selama satu bulan terakhir ratusan batang tanaman cabai milik petani lokal di  Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie diserang mati layu akibat diserang bakteri pseudomonas solacearum.

Rusydi alias Lemgam (47) petani lokal di Gampong Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, kepada Serambi, Sabtu (8/8) mengatakan, tanaman cabai yang berada di hamparan areal sawah sejak satu bulan terakhir telah diserang hama mati layu.

"Padahal menjelang masa panen cabai merah untuk pertama kondisi tanaman masih segar,"sebutnya. Hanya saja, dalam tempo satu sampai dua pekan setelahnya hingga satu bulan ini tanaman untuk komuditi utama bumbu dapur itu secara perlahan-lahan mati layu. 

Berbagai langkah penyelamatan dari serangan virus tanaman telah dilakukan. Sepertihalnya dengan penyemprotan secara rutin dengan menggunakan Calsi Plus.

Malahan untuk menambah vitamin perangsang bunga juga telah dilakukan dengan penyemprotan Antracol dan Bioto Grow. "Namun hasilnya tetap saja tanaman cabai kami mati layu, dan kini terus menjalar," jelasnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanpang) Pidie, Ir Sofyan Ahmad MSi kepada Serambi, Sabtu (8/8) mengatakan, penyebab mati layu beberapa jenis tanaman seperti cabai, terong serta tomat disebabkan oleh  bakteri yang menyebabkan penyakit  layu pada tanaman  yaitu pseudomonas solaracearum.

"Kondisi mati layu ini semakin besar pada saat suhu udara  panas dan tingkat kelembapan tinggi sehingga menyebabkan tanaman mati layu,"ujarnya.

Selain itu juga pihak Distanpang akan segera menurunkan tim  petugas organisme pengamanan tanaman guna melihat dan mengati secara langsung penyebab kamatian tanaman cabai masyarakat. "Tentunya setelah turun tim akan dipastikan apa penyebab ril matinya tanaman penyangga ekonomi warga tersebut," katanya. (c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved