Breaking News:

Tim Gugus Pijay Desak Hidupkan Lagi Posko Gampong  

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) mendesak agar posko Covid-19 di 222 Gampong dalam delapan kecamatan agar diaktifkan

Serambinews.com
Munawar Ibrahim SKp MPH 

MEUREUDU - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) mendesak agar posko Covid-19 di 222 Gampong dalam delapan kecamatan agar diaktifkan kembali guna memutusakan mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 di tengah masyarakat.

Ketua operasi Tim Gugus Covid-19 Pijay, Munawar Ibrahim SKp MPH didampingi juru bicara Eddy Azwar SKM MKes kepada Serambi, Sabtu (8/8) mengatakan, merebaknya angka virus Corona atau Covid-19 selama ini terjadi akibat kurangnya perhatian bersama terhadap warga atau tamu yang secara bebas keluar masuk ke tengah masyarakat.

"Terutama dalam kondisi lebaran banyaknya warga dari zona merah yang melakukan kunjungan atau bertamu ke dalam daerah maka dapat memudahkan penyebaran virus di tengah masyarakat apalagi saat ini luput dari konsentrasi atau perhatian dari semua pihak,"sebut Munawar Ibrahim.

Karena kondisi demikian maka pengaktifan kembali posko Covid-19 di gampong-gampong mesti diberdayakan kembali setelah beberapa bulan terakhir vakum dalam memberi perannya. Sebelumnya peran posko Covid-19 menjadi kunci utama dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus asal Provinsi Wuhan, China itu. Sebab, setiap tamu yang masuk gampong terutama pendatang dari luar daerah atau zona merah langsung mendapat reaksi masyarakat untuk dilaporkan kepada perangkat gampong. Selanjutnya diteruskan kepada tim Covid-19 kecamatan atau puskemas serta kabupaten guna dilakukan langkah pemeriksaan cek fisik atau kesehatan secara berkelanjutan.

"Kami mendesak peran seluruh perangkat di 222 gampong di Pijay agar senantiasa memberdayakan peran Posko  ini demi menjaga keutuhan kesehatan masyarakat apalagi Pijay sampai saat ini masih dalam katagori zona hijau yang mesti dikawal sebelum adanya warga yang menjadi sasaran incaran Covid-19 ini," katanya. (c43)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved