Breaking News:

Luar Negeri

Pengadilan Italia: Hukum Internasional Tidak Mengakui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Israel

Kebijakan luar negeri Italia tetap konsisten dengan hukum internasional, yang tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

ANADOLU AGENCY/ASHRAF AMRA
SEJUMLAH warga Palestina memegang bendera Palestina saat mereka menggelar demonstrasi setelah "Great March of Return", yang diselenggarakan untuk menandai peringatan ke-42 "Land Day", menuntut hak untuk kembali dan penghapusan blokade di perbatasan Gaza-Israel di Khan Yunis, Gaza pada 12 April 2018. 

Kebijakan luar negeri Italia tetap konsisten dengan hukum internasional, yang tidak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

SERAMBINEWS.COM – Putusan hakim pengadilan Italia menyatakan bahwa hukum internasional tidak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Negara Israel.

Demikian bunyi putusan pengadilan Italia yang dibacakan pada Rabu (5/8/2020) lalu.

Kasus ini berawal dari sebuah kontroversi di salah satu program stasiun televisi di Italia.

Melansir dari TRT World, Senin (10/8/2020) sebuah program kuis televisi Italia yang populer “L'Eredita”, memicu kontroversi pada bulan Mei 2020.

Acara itu mengeluarkan sebuah pertanyaan kuis tentang Israel kepada peserta kuis.

Sebuah pertanyaan yang menanyakan “Apa nama ibukota Israel?”

Badai Petir di Yunani Tewaskan Tujuh Orang, Termasuk Seorang Bayi Ditemukan Bersama Dua Mayat Lain

Sedang Dimusuhi Banyak Negara, Ternyata China Baik Pada Palestina: Kirim Senjata Untuk Gempur Israel

Pemuda Yahudi Lempar Bom Molotov ke Masjid di Hebrew, Dinding Dipenuhi Coretan Anti-Palestina

Lantas, peserta kuis menjawab 'Tel Aviv' ketika diminta untuk menjawab pertanyaan itu.

Flavio Insinna, pembawa acara itu menganggap jawaban itu salah, dan kemudian mengoreksi jawaban peserta dengan mengatakan bahwa ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Halaman
123
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved