Breaking News:

Berita Aceh Besar

Ibu Rumah Tangga Asal Montasik, Aceh Besar, Tipu Seratusan Lansia, Ratusan Juta Rupiah Diraup Pelaku

Tersangka penipuan tersebut meraup uang haram ratusan juta setelah mengiming-imingi korban dengan ada bantuan uang dari luar negeri

Penulis: Misran Asri | Editor: Ibrahim Aji
SERAMBINEWS.COM/MISRAN ASRI
Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan didampingi Wakapolres, Kompol Saiful Anam (kanan) dan Kasat Reskrim, Iptu Arga Arianda Siregar (kiri) memberikan penjelasan terkait kasus penipuan saat menggelar konferensi pers di Mapolres Aceh Besar, Selasa (11/8/2020). 

Tersangka penipuan tersebut meraup uang haram ratusan juta setelah mengiming-imingi korban dengan ada bantuan uang dari luar negeri

Laporan Misran Asri | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Ratusan warga yang sudah lanjut usia, berumur mulai 64 sampai 74 tahun, tertipu dengan bujuk rayu IRT, berinisial JL (45), warga salah satu gampong di Kecamatan Montasik, Aceh Besar.

Buaian JL, tersangka penipuan tersebut meraup uang haram ratusan juta setelah mengiming-imingi korban dengan ada bantuan uang dari luar negeri yang akan dikirim ke rekening penerima tanpa batas.

Bujuk rayu tersebut akhirnya termakan oleh para korban yang tidak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai 180 orang lansia, di tiga kecamatan di Aceh Besar, masing-masing di Montasik, Indrapuri, dan Kecamatan Kuta Cot Glie.

Tertipunya ratusan lansia itu berawal dari terpedayanya AG (74), warga Gampong Cot Kereung, Kecamatan Montasik, Aceh Besar yang didatangi tersangka JL, pada Jumat pagi, 8 Mei 2020 lalu.

Waktu itu tersangka langsung mengatakan. “Ayah kita sudah mendapat bantuan dari luar negeri (Turki), tapi dengan cara ayah harus membayar uang tebusan sebesar Rp 5 juta. Kemudian baru ayah mendapat bantuan uang Rp 2,6 juta dalam jangka panjang,” kata Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK MH, mengutip keterangan tersangka saat menggelar konferensi pers di Mapolres Aceh Besar, Selasa (11/8/2020).

Penelitian Terbaru, Ibu yang Konsumsi Ganja Saat Hamil Berisiko Anak Lahir Autis

Lalu, lanjut Kapolres Aceh Besar ini, korban AG sempat meragukan apa yang disampaikan tersangka JL, hingga korban pun mengatakan “Yang betul kamu bilang, jangan-jangan kamu nipu saya”.

Selanjutnya, JL pun meyakinkan korban AG dengan mengatakan, “Ayah tidak saya tipu, ayah dalam minggu ini mendapatkan bantuan,” kata tersangka meyakinkan lagi, ungkap AKBP Riki.

Korban pun mengatakan kalau dirinya tidak ada uang pada hari itu, tapi akan diusahakan dalam waktu dua hari ke depan.

Mendapat jawaban tersebut, tersangka pun mengatakan dirinya akan menunggu.

Berselang dua hari kemudian, tepatnya pada 10 Mei 2020, korban AG pun menyerahkan uang Rp 5 juta kepada tersangka.

Namun, sebelumnya lanjut AKBP Riki didampingi Kasat Reskrim Iptu Arga Arianda Siregar STK MH, korban AG sempat meminta agar dibuat surat perjanjian kalau korban memang tidak menipu dirinya.

VIDEO - Kisruh Tapal Batas, Unsyiah Bangun Pagar Pembatas dengan UIN Ar-Raniry

Tersangka JL mengatakan dirinya bisa membuatkan surat itu. Namun, tersangka meminta kepada korban, agar surat yang dibuatkan itu tidak ada yang tahu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved