Jumat, 1 Mei 2026

Luar Negeri

Kasus Virus Corona Arab Saudi Dekati 300.000 Orang

Kasus virus Corona Arab Saudi hampir mendekati 300.000 orang sampai Selasa (11/8/2020). Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi Selasa (11/8/2020)

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Seorang pekerja toko memakai masker saat membawa barang belanjaan konsumen di tengah-tengah kekhawatiran virus Corona di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kasus virus Corona Arab Saudi hampir mendekati 300.000 orang sampai Selasa (11/8/2020).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Arab Saudi Selasa (11/8/2020) mengumumkan 1.521 kasus baru virus Corona.

Dengan penambahan itu, maka kasus virus Corona di Kerajaan meningkat menjadi 291.468 orang.

Kemenkes Arab Saudi menyatakan 101 kasus baru tercatat di Ibu Kota Riyadh.

Kota suci Mekkah juga mencatat 88 kasus baru.

Kota Damman juga masih mencatat 75 kasus baru.

Kemenkes Arab Saudi juga melaporkan 34 kematian akibat virus Corona dalam 24 jam terakhir.

Kematian baru-baru ini meningkatkan jumlah kematian Covid-19 Kerajaan menjadi 3.233 orang.

Sebaliknya, ada 1.640 pasien pulih dari Covid-19.

Sehingga, jumlah total pemulihan menjadi 255.118 orang.

Warga Arab Saudi Ramai-Ramai Beri Sumbangan ke Lebanon, Bantu Warga Tertimpa Ledakan Dahsyat Beirut

Kasus Virus Corona Arab Saudi, 36.469 Pasien Masih Dirawat, Sembuh 253.478 Orang

Tokoh Komik Jepang Mulai Digemari di Arab Saudi, Seorang Pria 31 Tahun Buka Akiba Cafe

Untuk kasus virus Corona seluruh dunia sudah mencapai 20 juta orang lebih.

Setengahnya terdapat di Amerika Serikat, India, dan Brasil.

Rusia pada Selasa menjadi negara pertama yang menyetujui vaksin melawan virus tersebut.

Rusia melaporkan 890.000 kasus virus Corona, tertinggi keempat di dunia, menurut penghitungan Universitas Johns Hopkins.

Butuh enam bulan atau lebih untuk mencapai 10 juta kasus setelah virus pertama kali muncul di China tengah akhir tahun lalu.

Hanya butuh waktu enam minggu agar angka itu berlipat ganda.

Analisis AP terhadap data hingga 9 Agustus menunjukkan AS, India, dan Brasil bersama-sama menyumbang hampir dua pertiga dari semua infeksi yang dilaporkan.

Sejak dunia mencapai 15 juta kasus virus Corona pada 22 Juli 2020.

Jumlah kasus baru yang dilaporkan setiap hari terus meningkat di India.

Mencapai rata-rata tujuh hari 58.768 kasus baru.

Di AS, yang sejauh ini memiliki lebih dari 5 juta kasus yang dikonfirmasi, rata-rata harian telah menurun sejak 22 Juli, tetapi tetap tinggi di seputaran 53.000 kasus.

Afrika Selatan memiliki lebih dari setengah juta kasus.

Di negara dengan jumlah orang HIV-positif terbesar di dunia, virus telah mengganggu pasokan obat antiretroviral.

Menurut badan PBB dapat menyebabkan 500.000 kematian terkait AIDS tambahan.

Dalam 45 hari, kasus virus Corona yang dilaporkan di seluruh dunia menjadi dua kali lipat menjadi 20 juta.

Jumlah kematian akibat virus yang dilaporkan naik menjadi 736.191 dari 499.506 orang, menurut hitungan Johns Hopkins.

Rata-rata lebih dari 5.200 orang per hari.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved