Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Pasca Kebakaran Rumah, Pasutri Disabilitas di Lhokseumawe Butuh Tenda Darurat, Ini Alasannya

Saat ini kedua pasutri itu menumpang tinggal di rumah adik perempuan Umiyah yang berada di samping rumahnya yang terbakar.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK
Abdurrahman (78) dan istrinya Umiyah (65) menceritakan pengalaman mereka terselamatkan dari musibah kebakaran rumah miliknya pada Senin (10/8/2020) sekira pukul 10.00 WIB. Dramatisnya, mereka berdua saling tolong menolong karena dalam keadaan sakit. SERAMBINEWS.COM/ZAKI MUBARAK 

Saat ini kedua pasutri itu menumpang tinggal di rumah adik perempuan Umiyah yang berada di samping rumahnya yang terbakar. 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Pasca musibah kebakaran rumah yang menimpa pasangan suami istri (Pasutri) disabilitas ini.

Kedua pasutri ini, Abdurrahman (78) dan Umiyah (65) yang merupakan warga Gampong Ulee Jalan, Dusun Masjid, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Kakek dan nenek tersebut dalam keadaan sakit, Abdurrahman mengalami buta karena usia sementara istrinya Umiyah lumpuh tidak bisa berjalan.

Saat ini kedua pasutri itu menumpang tinggal di rumah adik perempuan Umiyah yang berada di samping rumahnya yang terbakar.

Di samping itu pasutri tersebut mempunyai dua anak perempuan, dan keduanya telah berkeluarga.

Hasil Swab di Lab Unsyiah: 74 Orang Lagi Positif Corona, 15 dari Aceh Singkil

Usai Rumahnya Terbakar, Bantuan Mulai Mengalir Untuk Pasutri Buta dan Lumpuh di Lhokseumawe

90 Persen Masyarakat Jalankan Program Ketahanan Pangan  

“Kamo perle tenda darurat kon keu lon, tapi keu meunite kueh, hana mangat di numpang keuno bak rumoh adek inong lon,” (Kami perlu tenda darurat bukan untuk saya, tapi untuk menantu saya karena yang mau tidur di tenda) ucapnya kepada Serambinew.com, Selasa (11/8/2020).

Sebelumnya, sambung Umiyah, kami tinggal satu rumah namun memiliki 3 KK karena kedua anak perempuan saya telah menikah, yang satu suaminya kerja di luar Lhokseumae, dan yang satu tinggal bersama kami disini.

“Saya harap dari pemerintah bisa memberikan sementara tenda darurat itu, sembari menunggu memperbaiki rumah kami yang telah terbakar,” katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved