Breaking News:

Berita Nasional

Realisasi Belanja Daerah Masih Rendah, Mendagri Minta Kepala Daerah Percepat Belanja

Berdasarkan data per 9 Agustus 2020, realisasi belanja APBD Provinsi rata-rata berada pada angka 37,90 %.

Setkab RI/JAY/Humas
Mendagri Tito Karnavian saat menyampaikan keterangan kepada wartawan usai mengikuti rapat internal di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/1) sore. Datang ke Balai Kota, Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Langkah Anies Baswedan soal Virus Corona 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Berdasarkan data per 9 Agustus 2020, realisasi belanja APBD Provinsi rata-rata berada pada angka 37,90 %.

Sedangkan untuk rata-rata nasional, yakni 47,36 %.

Hanya ada lima provinsi yang berada di atas rata-rata nasional.

DKI Jakarta 54,06 %, Kalimantan Selatan 52,49 %, Sumatra Barat 51,88 %, Sulawesi Selatan 50,25 %, dan Gorontalo 48,81 %.

Sedangkan 10 Provinsi yang realisasi belanja APBD-nya berada di bawah rata-rata nasional tetapi di atas rata-rata provinsi.

Di antaranya Bali 47,03%, Banten 43,76 %, dan DIY 38,39 %.

Kemudian 19 provinsi realisasi belanja APBD-nya di bawah rata-rata provinsi, termasuk dalam kategori ini Provinsi Aceh.

Selanjutnya ada 2 provinsi yang realisasi belanjanya berada di bawah angka 25%, yakni Sulawesi Tenggara 24,56 % dan Papua 21,57 %.

Dirlantas Polda Aceh Sosialisasi Tertib Lalu Lintas Secara Virtual ke Siswa SMAN 1 Banda Aceh

ASN Pemkab Agara Sudah Bergembira, Pemkab Sudah Transfer Gaji 13 ke Rekening Masing-masing

Kabar Gembira Bagi PNS Pijay, Gaji 13 Segera Dibayar Sebelum 17 Agustus 2020

Melihat masih rendahnya angka realisasi APBD dan APBA tersebut, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meminta 548 kepala daerah untuk segera merealisasikan penggunaan APBD atau APBA.

Dorongan Mendagri ini dimaksudkan untuk mendongkrak perekonomian daerah terdampak pandemi Covid-19.

Tito Karnavian mengatakan itu saat membuka Rapat Koordinasi Pencapaian Target Realisasi APBD 2020.

Kemudian, Sosialisasi Penggunaan Masker, Cuci Tangan, serta Jaga Jarak untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi Covid-19 melalui Video Conference di SBP Kemendagri, Selasa (11/8/2020).

“Ada 2 topik yang kita bahas, yaitu yang pertama masalah sosialisasi dan diseminasi secara lebih masif protokol kesehatan terkait Covid-19," ujarnya,

Kemudian yang kedua masalah realisasi anggaran sekaligus juga percepatan dan dukungan Pemerintah Pusat,” ujar Mendagri Tito.(*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved