Safrina Salim, Dari Bidan ke Direktur di BKKBN Pusat
Safrina Salim SKM MKes, kini menjabat sebagai Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
Safrina Salim SKM MKes, kini menjabat sebagai Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat. Karier itu tidaklah dicapai dengan mudah oleh perempuan kelahiran Blangpidie (Abdya), 16 Maret 1967, ini. Pasalnya, Safrina harus bersaing ketat untuk menggeser delapan kandidat dari sejumlah provinsi lain di Indonesia pada seleksi jabatan tinggi pratama yang dibuka BKKBN Pusat sejak Juli 2020 lalu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Safrina Salim bersama 10 aparatur sipil negara (ASN) dari sejumlah provinsi lain dilantik oleh Kepala BKKBN Pusat, Dr Hasto Wardoyo SpOG(K), di Ruang Serbaguna I BKKBN Halim I, Jalan Permata Nomor 1, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (10/8/2020).
Jabatan yang kini diemban Safrina juga menjadi prestasi luar biasa baginya dan kebanggaan untuk Aceh. Sebab, ia memulai karier PNS pada tahun 1989 lalu sebagai petugas di Balai Kesehatan Ibu dan Anak Langsa--saat itu Langsa masih menjadi bagian dari Kabupaten Aceh Timur. Beberapa tahun kemudian, Safrina Salim pindah tugas ke Puskesmas Langsa Barat sebagai bidan.
Pada 2004, Aceh Timur dimekarkan dan Langsa berdiri sendiri dengan status Pemerintah Kota (Pemko), Safrina Salim kembali menjadi PNS Pemko Langsa. Tahun itu pula menjadi awal baginya memulai karier di dinas setelah dipercayakan oleh Wali Kota setempat menjadi Kasi Kesehatan Masyarakat (Kesma) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Langsa.
Empat tahun kemudian atau pada 2008, Safrina dipromosikan menjadi Kabid Kesehatan Keluarga (Kesga) pada dinas yang sama. Karier Safrina terus melejit hingga akhirnya menjadi kepala dinas. Pada tahun 2013, Wali Kota Langsa, Usman Abdullah SE, melantik Safrina Salim sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3A Dalduk dan KB) setempat.
Soal riwayat pendidikan yang ditempuhnya, Safrina Salim menamatkan sekolah perawat kesehatan (SPK) di Meulaboh, Aceh Barat, dan kemudian melanjutkan ke DIII-Kebidanan di Banda Aceh. Lalu, ia melanjutkan studi ke S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan S2 di Universitas Sumatera Utara (USU).
Meski menjadi pejabat di jajaran Pemko Langsa hingga tahun ini, namun dalam kesehariannya Safrina Salim juga dapat melaksanakan tugas dalam keluarga baik sebagai istri bagi suaminya Drs Diswan MD (pegawai Pemkab Aceh Timur), serta ibu untuk tiga anaknya (satu putra dan dua putri) yaitu Dilfan Marhadi, Difa Delfisna, dan Firas Alwafi.
Selain sebagai abdi negara, Safrina juga pernah berkiprah di dunia pendidikan bidang kesehatan yaitu menjadi dosen akademi kebidanan dan FKM di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ummi Langsa, Yayasan Dayah Bustanul Ulum (YDB), Yayasan Cut Nyak Dhine Langsa, dan Pembantu Direktur I Akbid Harapan Ibu Langsa. Ia juga aktif di berbagai organisasi seperti PKK, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Langsa, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Langsa, Majlis Taklim Pengajian Perempuan di Langsa, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya.
Setelah diberi amanah sebagai Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN Pusat, Safrina Salim bertekad untuk menyukseskan proyek prioritas nasional untuk penanganan stunting dalam masa 1.000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) Bina Keluarga Balita (BKB). Program itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mengasuh dan membina tumbuh kembang anak.
"Upaya tersebut kita mulai melalui kegiatan stimulasi fisik, mental, intelektual, emosional, spiritual, sosial dan moral," jelas Safrina Salim kepada Serambi via telepon selulernya, Rabu (12/8/2020).
Menurut Safrina, pada seleksi jabatan tinggi pratama BKKBN Pusat, dirinya mampu melewati tujuh tahapan yaitu seleksi ademistrasi, seleksi pemilihan jabatan, assessment kompetensi, karya tulis, ujian tulis, wawancara, dan pengumuman hasil akhir. "Wawancara waktu itu langsung dengan Kepala BKKBN Pusat, Dr Hasto Wardoyo SpOG(K), dan Alhamdulillah akhirnya saya terpilih sebagai Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak," ujarnya.
Safrina menambahkan, apa yang ia dapatkan saat ini tentu atas izin Allah SWT, serta berkat dukungan dan doa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, teman-teman ASN, dan masyarakat Kota Langsa. "Terkhusus saya ucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Bapak Usman Abdullah SE dan Dr H Marzuki Hamid MM, yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin OPD dalam waktu yang sangat lama. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu poin tambahan bagi saya untuk melewati seleksi jabatan tinggi pratama di BKKBN Pusat," pungkasnya. (zubir)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/safrina-salim-skm-mkes-kini-menjabat-sebagai-direktur-bina.jpg)