Breaking News:

Koperasi Diminta Beralih ke Syariah  

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta seluruh pengurus koperasi di Aceh segera mengonversi koperasinya

FOR SERAMBINEWS.COM
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Dr Wildan MPd menyerahkan plakat penghargaan kepada salah satu ketua koperasi dari 15 koperasi berprestasi tingkat provinsi tahun 2020. Acara itu berlangsung di Gedung PLUT UMKM Aceh dalam kompleks Diskop UKM Aceh, Sabtu (16/8/2020) petang 

BANDA ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah meminta seluruh pengurus koperasi di Aceh segera mengonversi koperasinya dari pola konvensional ke syariah sesuai hukun yang berlaku di Aceh, seiring dengan berlaku efektifnya Qanun Aceh tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang disahkan akhir tahun 2018 lalu.

Imbauan itu disampaikan Nova Iriansyah dalam acara penyerahan piagam penghargaan kepada 15 koperasi berprestasi tingkat provinsi se-Aceh tahun 2020 serta launching (peluncuran) Galeri Produk Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) Dinas Koperasi dan UKM Aceh.

Acara tersebut dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat di Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-KUMKM), Minggu (16/8/2020) sore. Gedung itu berada dalam Kompleks Diskop UKM. Penyerahan penghargaan itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Ke-73 dan Hari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Ke-5 se-Aceh.

Dalam sambutannya Nova menyebutkan, di Aceh saat ini terdapat 64.000 unit koperasi dan 59 persen di antaranya tergolong koperasi aktif. Selain itu, 90 unit merupakan koperasi yang manajemennya sudah menerapkan sistem syariah.

Sehubungan dengan itu, Nova mengingatkan para pengurus koperasi di Aceh agar segera mengonversi koperasinya dari konvensional ke sistem syariah, sebagaimana tuntutan Qanun Lembaga Keuangan Syariah. Qanun itu mengharuskan seluruh lembaga keuangan di Aceh, mulai dari perbankan, pegadaian, asuransi, fidusia, hingga koperasi harus syariah paling lambat pada 4 Januari 2021.

Plt Gubernur Aceh juga mengucapkan selamat kepada 15 koperasi berprestasi tingkat provinsi itu. Terlebih karena sebagian dari prestasi tersebut dicapai pada masa pandemi Covid-19 tahun ini. Nova berharap koperasi di Aceh mampu menjawab tantangan zaman yang bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya dan mejadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat dalam pemulihan ekonomi nasional.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh, Dr Wildan MPd melaporkan bahwa ke-15 Koperasi Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2020 itu tersebar di sembilan dari 23 kabupaten/kota se-Aceh.

Tujuan lainnya, kata Wildan, untuk memberikan dorongan kepada koperasi sehingga semakin meningkatkan kinerjanya dan berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang tangguh dalam meningkatkan pendapatan anggota dan masyarakat.

"Anugerah ini kita berikan juga untuk mendorong dan memotivasi pengurus koperasi di Aceh agar meningkatkan kinerjanya sekaligus untuk mendorong para pembina koperasi di daerah lebih mengintensifkan pembinaannya," ujar Wildan.

Kepala Diskop UKM Aceh itu merincikan bahwa jumlah koperasi di Aceh saat ini lebih dari 6.000. Namun, yang aktif hanya 4.357 dan yang tidak aktif 2.052 unit. Sementara jumlah koperasi simpan pinjam/unit simpan pinjam (KSP/USP) dan koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah dan unit simpan pinjam pembiayaan syariah (KSPPS/USPPS) totalnya 3.337.

Dari jumlah tersebut baru terdapat 89 KSPPS/USPPS yang berbasis syariah di Aceh. Untuk mendukung peralihan koperasi-koperasi tersebut agar menjadi syariah, Dinas Koperasi Aceh telah mencetak 88 pengawas syariah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama istri Dyah Erti Idawati, para kepala SKPA, utusan BUMN, Ketua Kadin Aceh, Makmur Budiman, dan para pelaku UMKM. Rangkaian Hari Koperasi Ke-73 itu juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti gerakan dukung produk UMKM Aceh, Webinar Pola Syariah bagi Koperasi, dan kemitraan dan perniagaan produk KUKM Aceh.(dik)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved