Jumat, 1 Mei 2026

Luar Negeri

Menkes Polandia Mundur, Usai Saudaranya Dituduh Korupsi Pengadaan Peralatan Medis Covid-19

Menteri Kesehatan (Menkes) Polandia, seorang dokter yang telah menjadi tokoh utama melawan virus Corona, mengundurkan diri Selasa (18/8/2020).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
PolishNews
Menteri Kesehatan Polandia, Lukasz Szumowski 

SERAMBINEWS.COM, WARSAWA - Menteri Kesehatan (Menkes) Polandia, seorang dokter yang telah menjadi tokoh utama melawan virus Corona, mengundurkan diri Selasa (18/8/2020).

Hal itu menyusul pertanyaan tentang pengadaan peralatan medis Covid-19.

Lukasz Szumowski, seorang ahli jantung, mengumumkan pada konferensi pers di Warsawa, seperti dilansir AP, Selasa (18/8/2020).

Dia mengundurkan diri untuk kembali berpraktik kedokteran tetapi akan tetap dalam perannya sebagai anggota parlemen.

Pengunduran diri Szumowski terjadi sehari setelah wakilnya, Janusz Cieszyński, mengundurkan diri tanpa memberikan alasan.

Szumowski telah menjadi salah satu tokoh paling populer di pemerintahan Perdana Menteri Mateusz Morawiecki.

Setelah pihak berwenang memberlakukan penguncian yang ketat, sebuah langkah yang telah membatasi jumlah infeksi dan kematian di Polandia.

Gempa Guncang Filipina Tengah, Satu Orang Tewas, Puluhan Orang Terluka, Ini Dia Foto-Fotonya

Jerman Tangkap Militan Suriah di Berlin, Dituduh Sebagai Anggota Organisasi Teroris

Samsung Luncurkan Galaxy M01 Berharga Murah di India, Mulai Rp 1,7 Jutaan

Namun, ia juga menghadapi tuduhan mengambil untung dari krisis tersebut.

Ada dugaan perusahaan milik saudara laki-lakinya telah menerima jutaan dolar AS dari pemerintah.

Beberapa peralatan yang dibeli pemerintah untuk melawan virus Corona ternyata tidak efektif.

Szumowski membantah melakukan kesalahan dengan mengatakan pengunduran dirinya telah direncanakan.

Dia menambahkan tidak ada hubungannya dengan tuduhan tersebut.

Saat mengumumkan pengunduran dirinya, dia mengatakan tetap membantu mencegah puluhan ribu kematian akibat virus corona di Polandia.

Dia mengatakan negara masih memiliki sumber daya untuk menghadapi krisis kesehatan yang terus berlanjut ini.

Hingga saat ini, negara berpenduduk 38 juta itu telah mendaftarkan hampir 58.000 kasus COVID-19.

Dengan sekitar 1.900 kematian, jauh lebih sedikit daripada negara Eropa Barat lainnya.

Dalam beberapa minggu terakhir, jumlah infeksi yang tercatat setiap hari terus meningkat di Polandia.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved