Breaking News:

Pertamina Hadirkan Pertashop di Aceh

Di usia ke-75 tahun Indonesia merdeka, Pertamina terus berjuang melebarkan akses energi hingga ke seluruh pelosok negeri.

www.serambitv.com
Mengantisipasi penyebaran virus Corona, PT Pertamina meluncurkan layanan Pertamina Delivery Service perdana di Aceh, yakni di SPBU Tunggal Cita Mulia, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. 

BANDA ACEH - Di usia ke-75 tahun Indonesia merdeka, Pertamina terus berjuang melebarkan akses energi hingga ke seluruh pelosok negeri. Aceh menjadi provinsi ke-20 yang menghadirkan Pertashop yang terletak di Gampong Seureuke, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, daerah besutan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I.

Di  Kabupaten Aceh Utara sendiri, terdapat 9 SPBU. Tak semua SPBU, dapat menjangkau wilayah pelosok. "Pertashop merupakan lembaga penyalur BBM resmi Pertamina berskala kecil. Dibangun dan dioperasikan untuk melayani kebutuhan warga yang berada di pelosok. Berbeda dengan pengecer BBM tak resmi, Pertashop disuplai langsung oleh Pertamina," kata Unit Manager Comm Rel & CSR MOR I, M Roby Hervindo dalam keterangan tertulis yang diterima Serambi, Selasa (18/8/2020).

Dikatakan, Pertashop Gampong Seureuke mulai beroperasi 15 Agustus 2020 yang menyediakan Pertamax dengan harga sama seperti di SPBU yaitu Rp 9.000 per liter. Ke depan, tambah Roby, Pertamina menargetkan tambahan 19 lokasi Pertashop di Aceh. Tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat dan Nagan Raya.

Di Aceh sendiri, konsumsi BBM berkualitas terus mengalami peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya. Seperti Pertamax Turbo yang meningkat 23 persen, Pertamax naik 9 persen dan Pertalite 8 persen. Konsumsi Pertamina Dex juga mengalami peningkatan dibanding bulan lalu sebesar 44 persen dan untuk Dexlite meningkat 26 persen.

Di sektor elpiji, antusiasme masyarakat Aceh dalam penggunaan elpiji non subsidi Bright Gas juga terus mengalami peningkatan. Varian 12 Kg konsumsinya naik mencapai 57 persen. Sedangkan Bright Gas 5,5 Kg turut meningkat 23 persen, berbanding bulan sebelumnya.

“Dengan animo warga Aceh yang begitu besar akan penggunaan Elpiji Non Subsidi Bright Gas. Bekerja sama dengan Pemerintah setempat, melalui Program Pinky Movement, juga melahirkan program Gampong Pinky. Yaitu seluruh masyarakat Gampong Seureuke akan dan siap beralih dari LPG 3 Kg ke Bright Gas,” kataUnit Manager Comm Rel & CSR MOR I, M Roby Hervindo.

Pihaknya berharap dengan hadirnya Pertashop akan terus mempermudah akses masyarakat atas energi berkualitas, serta meningkatkan perekonomian lokal Aceh.

Menambah Penghasilan BUMDes

KEUCHIK sekaligus pengelola Pertashop Gampong Seureuke, Aziz Rusmoni mengatakan, keberadaan lembaga penyalur BBM tersebut dapat mendongkrak perekonomian lokal. Pasalnya, Pertashop dikerjasamakan dengan pengusaha lokal dan/atau BUMDes.

“Selain akan menambah penghasilan BUMDes, kehadiran Pertashop juga membuat warga dapat menikmati BBM dan Elpiji berkualitas dengan harga yang sama seperti warga di kota," ujarnya.

Selain Pertamax, Pertashop juga menyediakan produk unggulan Pertamina yang lain seperti Bright Gas dan Pelumas.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved