Otomotif

Honda Motorcycle and Scooter India Segera Luncurkan CBF 190R

Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI), Kamis (20/8/2020) mengumumkan meluncurkan produk baru pada 27 Agustus 2020.

Editor: M Nur Pakar
Honda
Honda CBF 190R di India 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Honda Motorcycle and Scooter India (HMSI), Kamis (20/8/2020) mengumumkan meluncurkan produk baru pada 27 Agustus 2020.

Perusahaan tetap tutup mulut tentang detail produk yang akan datang dan tidak memberikan petunjuk apa pun.

Meskipun ada beberapa produk yang termasuk dalam tebak-tebakan.

Tetapi semua sumber mengisyaratkan kedatangan Hornet yang lebih besar juga di bawah radar baru-baru ini.

Meski CB Hornet 160R absen dari daftar, tapi Honda saat ini sedang tidak mood untuk kebangkitannya, seperti dilansir  Times of India, Jumat (21/8/2020).

Honda telah mematenkan CBF190R untuk pasar India sebagai pesaing Pulsar NS200 yang akan datang, tetapi
sebagian besar didasarkan pada motor ini.

Dari segi eksterior, motor ini diharapkan akan mengusung desain dan gaya agresif CBF190R yang akan membantu memantapkan dirinya di segmen 200 cc.

Karena sudah memiliki beberapa pesaing yang sangat mumpuni seperti TVS Apache RTR 200 4v dan KTM 200 Duke.

KTM Segera Menambah Sepeda Motor Penjelajah Baru di India, Model 250 Adventure yang Terjangkau

Tata Motors India Ujicoba Hatchback Tiago Bermesin Turbo Lebih Canggih

Polres Lhokseumawe Segera Luncurkan Gerakan Masyarakat Bermasker

Dalam hal mekanis, mungkin menggunakan powertrain yang didasarkan pada unit berpendingin udara silinder tunggal 184 cc CBF190R.

Sebagai catatan, mesin ini mampu menghasilkan tenaga 16,86 PS dan torsi puncak 16,3 Nm.

Jika demikian, maka angka yang sedikit lebih tinggi di kisaran 20-21 PS untuk memberkati motor tersebut.

Jika tidak, maka pasti akan kekurangan daya tembak untuk menyaingi para pesaing.

Unit transmisi dapat berupa unit 5 kecepatan atau 6 kecepatan.

Selain itu, Honda kemungkinan besar akan memberikan unit teleskopik konvensional pada sepeda motor ini,.

Juga dilengkapi garpu depan terbalik (USD) yang akan menjaga biaya keseluruhan tetap terkendali.

ABS dual-channel juga cenderung menjadi standar.

Perusahaan kemungkinan akan mematok harga antara RS 1,3 lakh sampai RS 1,4 lakh.

Atau berkisaran Rp 25,5 juta sampai Rp 27,5 juta/unit.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved