Breaking News:

Kejari dan Baitul Mal Aceh Besar Tanda Tangani Kesepakatan Bersama  

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Rajendra D Wiritanaya SH dan Kepa­la Badan Pelaksana Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, Drs Zamri A Rafar

JANTHO - Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Rajendra D Wiritanaya SH dan Kepa­la Badan Pelaksana Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar, Drs Zamri A Rafar, menan­datangani kesepakatan ber­sama tentang pengumpulan, pendistribusian, penday­agunaan, pemberdayaan, sosialisasi, pengembangan, dan pengelolaan zakat, in­faq, shadaqah, harta wakaf, dan harta keagamaan lainn­ya sesuai dengan ketentuan Syariat Islam di Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Rabu (19/8/2020). Hadir dalam kesempatan itu, Wabup Aceh Besar Tgk H Husaini A Wa­hab dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Drs Zamri A Rafar men­jelaskan, maksud dari per­janjian kerja sama tersebut adalah untuk memanfaat­kan sumber daya yang ada di kedua belah pihak untuk kepentingan bersama dalam memberikan sumbangsih ke­pada mustahik.

“Adapun tujuan dari perjanjian kerja sama ini an­tara lain untuk mendukung kinerja Baitul Mal Aceh Besar dalam hal penyaluran zakat, infaq, dan shadaqah di Ka­bupaten Aceh Besar. Selain itu, memberikan kemudahan dalam hal penyetoran zakat, infak, dan shadaqah bagi pi­hak Kejari Aceh Besar,” kata Zamri.

Dia menambahkan, ru­ang lingkup kesepakatan bersama tersebut adalah pengumpulan zakat pegawai di lingkungan Kejaksaan Negeri Aceh Besar, pengumpulan in­fak dan shadaqah pegawai dan non pegawai di lingkungan Ke­jaksaan Negeri Aceh Besar dan pendistribusian zakat, infak, dan shadaqah. Kesepakatan bersama itu berlaku selama 3 tahun terhitung sejak ditan­datangani serta dapat diper­panjang sesuai dengan kes­epakatan para pihak dengan rencana perpanjangan dikoor­dinasikan paling lambat tiga bulan sebelum masa berlaku kesepakatan bersama berakhir.

Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Besar Rajendra D Wiri­tanaya SH mengungkapkan, kesepakatan bersama terse­but sangat penting dan di­harapkan dapat terealisasi se­bagaimana yang diharapkan. “Alhamdulillah, kesepakatan bersama terkait pengumpu­lan, pendistribusian, pen­dayagunaan, pemberdayaan, sosialisasi, pengembangan, dan pengelolaan zakat, in­faq, shadaqah, harta wakaf, dan harta keagamaan lainn­ya sesuai dengan ketentuan Syariat Islam sudah dapat ditandatangani,” ujarnya.

Sementara itu, Wabup Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab menyambut baik dengan ditandatangani kes­epakatan bersama tersebut. Menurutnya, zakat merupa­kan keputusan yang datang dari Allah SWT, tak ada tawar-menawar, serta men­jadi salah satu rukun Islam. “Bagi orang kaya atau mam­pu, tapi tak mau mengeluar­kan zakat, maka belum sem­purna Islamnya. Untuk itu, selaku umat Islam, mari kita tunaikan zakat, infak, dan shadaqah guna membersihkan harta dan penghasi­lan yang kita peroleh,” ujar Wabup Aceh Besar yang akr­ab dipanggil Waled itu.(hab/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved