Breaking News:

Otomotif

Elon Musk Sangat Bergantung Nikel Indonesia, Jadi Bahan Baterai Utama Mobil Listrik Tesla

Nikel sangat penting untuk menggerakkan baterai di dalam kendaraan listrik dan CEO Tesla Elon Musk ingin menekan harga.

Tanya jawab soal masa depan bersama Elon Musk | Rcrwireless.com 

SERAMBINEWS.COM, LOS ANGELES - Nikel sangat penting untuk menggerakkan baterai di dalam kendaraan listrik dan CEO Tesla Elon Musk ingin menekan harga.

Dengan fokus penambang untuk memompa limbah ke laut, tindakan penyeimbangan mungkin rumit dilakukan.

Elon Musk menjanjikan kontrak raksasa dengan penambang nikel yang dapat memasok untuk baterai Tesla Inc.

Dia memberi syarat harus berbiaya rendah dengan dampak lingkungan yang minimal.

Namun rekam jejak industri yang berantakan dapat membuat kesepakatan itu sulit untuk dicapai.

Kecelakaan baru-baru ini seperti tumpahan solar di Arktik Rusia dan pipa limbah yang meledak di Papua Nugini menunjukkan industri tersebut akan berjuang untuk memenuhi permintaan Musk.

Padahal, Musk telah mensyaratkan sejumlah besar logam yang diproduksi dengan cara yang efisien dan peka lingkungan.

Saat produsen mobil paling berharga di dunia itu memperluas persenjataan manufakturnya ke China dan Jerman, orang terkaya keempat dunia itu harus bergantung pada pemasok nikel terbesar Indonesia.

Namun para penambang di sana dikritik karena rencana memompa limbah ke laut terbuka.

Hal itu berarti Musk dan pembuat mobil lainnya mungkin perlu berkompromi dengan standar sumber.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved