Breaking News:

Ini Tips dari News Manager Serambi Tentang Pengiriman Berita

Berbagai cara orang dalam menyampaikan pendapat atau gagasan, satu diantaranya melalui tulisan. Harian Serambi Indonesia

SERAMBI INDONESIA
Capture halaman 1 Harian Serambi Indonesia edisi 16 Agustus 2005 tentang perdamaian RI-GAM di Helsinki, 15 Agustus 2005. 

BANDA ACEH - Berbagai cara orang dalam menyampaikan pendapat atau gagasan, satu diantaranya melalui tulisan. Harian Serambi Indonesia menyediakan satu halaman untuk memuat tulisan dari masyarakat yang membahas terkait isu-isu terkini, yaitu halaman Serambi Opini.

“Yang harus dipenuhi penulis dalam mengirim tulisannya ke Serambi Opini adalah kontekstual dan teknis. Kontekstual itu terkait isu-isu terkini yang paling mengemuka saat ini di publik, seperti pemasangan stiker BBM yang lagi hangat-hangatnya mendapat sorotan dari masyarakat,” kata News Manager Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali saat menjadi narasumber dalam program Serambi Podcast edisi Bincang Publik dengan tema “Kiat Menulis Artikel Bisa Tembus Media Massa”, yang disiarkan langsung melalui Facebook Serambinews.com, Minggu (23/8/2020).

Bukhari menambahkan isu tersebut terus bergulir di media sosial, dan dianggap kontekstual. “Kalau ada artikel-artikel seperti itu masuk ke Serambi, maka mendapat prioritas dari kita. Karena kita anggat sangat kontekstual, disamping isu-isu Covid-19 sepanjang belum ditemukannya vaksin,” sebutnya.

Sementara untuk persyaratan teknisnya, ia mengatakan tulisan yang dikirim tersebut harus terdiri atas 900 sampai 1.000 kata.  Artinya tidak boleh lebih dan tidak boleh juga kurang, sebab space-nya sudah ditentukan.

Selama ini yang paling banyak mengirim tulisannya ke Serambi Opini adalah dari kalangan akademisi. Rata-rata merupakan lulusan S-3 hingga professor. “Ada tiga kampus yang paling produktif mengirim tulisannya ke Serambi Opini yaitu UIN Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala, dan Universitas Malikussaleh. Itu penulisnya bagus-bagus, dan rata-rata mereka penulis buku dan mereka juga mempersiapkannya khusus untuk Serambi,” kata Bukhari.

Selain dari kalangan akademisi, juga ada dari mahasiswa Aceh yang sedang menempuh pendidikan doktoral di Luar Negeri, seperti Amerika Serikat, Jerman yang terus memantau terhadap berbagai isu yang sedang terjadi Aceh.

Dan bagi masyarakat yang ingin mengirim tulisannya ke Serambi Opini maka bisa langsung kirim ke email redaksi@serambinews.com.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved