Kamis, 28 Mei 2026

Belajar Tatap Muka Mulai Lagi

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam kembali menginstruksikan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Sairun 

SUBULUSSALAM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam kembali menginstruksikan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka semua jenjang pendidikan di daerah ini. Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, Sairun SAg kepada Serambi, Kamis (27/8/2020).

Menurut Sairun, KBM tatap muka akan kembali diaktifkan mulai Senin (31/8/2020) pekan depan. Dikatakan, pembelajaran tatap muka tetap mematuhi protokol kesehatan. Kebijakan pemberlakuan pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut disampaikan dalam rapat dengan kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Subulussalam.

Selain itu Sairun juga membuat instruksi tertulis melalui surat nomor 005/75.102.2020 tanggal 26 Agustus 2020. Sebelumnya, dalam pertemuan dengan para kepala sekolah, Sairun menginstruksikan KBM tatap muka harus mempedomani protokol kesehatan.Untuk  masyarakat terutama wali murid Sairun mengimbau proaktif mendukung kegiatan belajar tatap muka di Kota Subulussalam.

Namun, lanjut Sairun, apabila ada orang tua yang tidak mengizinkan, Disdikbud Subulussalam memberi kebebasan memilih. Tidak ada pemaksaan bagi murid mengikuti KBM tatap muka. Jika enggan belajar melalui tatap muka,  Disdikbud Subulussalam melalui sekolah akan memberikan pelayanan belajar melalui pembelajaran jarak jauh.

Di sisi lain, Sairun menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah dan guru selalu mengedukasi siswa tentang wabah Covid-19 agar berperilaku new normal. “KBM tatap muka kita laksanakan, sedangkan orang tua murid yang tidak setuju maka anaknya akan dilayanai sistem belajar jarak jauh. Semua ini kita lakukan dengan tetap mengevaluasi sesuai kondisi,” ujar Sairun.

Sebelumnya, Disdikbud Subulussalam sempat menghentikan KBM tatap muka selama dua minggu. Kebijakan penghentian sementara KBM tatap muka di Kota Subulussalam seiring kasus seorang warga positif Covid-19 yang meninggal.

Meskipun kini proses belajar-mengajar secara tatap muka kembali dimulai, namun Dinas Pendidikan setempat akan mengevaluasi secara berkala dengan memperhatikan kondisi di daerah. “Akan kita evaluasi terus,” kata Sairun.

Penghentian proses belajar sebelumnya pun, 15 Agustus 2020 hingga 30 Agustus mendatang, juga berdasarkan hasil evaluasi perkembangan tingkat penyebaran Covid-19. “Jadi sementara waktu kita hentikan proses belajar mengajar tatap muka di sekolah hingga 14 hari ke depan. Ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang mulai terjadi di Subulussalam,” kata Sairun, dua pekan lalu.(lid)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved