Breaking News:

Luar Negeri

Brenton Tarrant, Terdakwa Pembunuhan 51 Muslim Dihukum Seumur Hidup tanpa Pembebasan Bersyarat

Brenton Tarrant dihukum seumur hidup tanpa adanya pembebasan bersyarat karena membunuh 51 Muslim dalam serangan masjid di Selandia Baru.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Safriadi Syahbuddin
JOHN KIRK-ANDERSON / POOL / AFP
Teroris berkebangsaan Australia Brenton Tarrant menghadiri hari pertamanya di pengadilan di Christchurch pada 24 Agustus 2020. - Tarrant, yang membunuh 51 Muslim dalam penembakan di masjid-masjid Selandia Baru tahun lalu tidak menunjukkan emosi ketika sidang hukumannya dibuka, Senin (24/8/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Brenton Tarrant dihukum seumur hidup tanpa adanya pembebasan bersyarat karena membunuh 51 muslim dalam serangan masjid di Selandia Baru.

Tarrant menyerang Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch pada 15 Maret 2019, dengan 51 jemaah yang hadir meninggal baik di lokasi maupun saat dirawat.

Melansir dari Sky News, pada hari Kamis (27/8/2020), ini adalah hukuman penjara terlama yang diberikan dalam sejarah hukum Selandia Baru.

Selain itu hukuman demikian belum pernah digunakan di negara tersebut.

Hakim Cameron Mander menyampaikan nasib Tarrant, disaksikan 91 orang termasuk korban dan kerabat korban.

"Anda tidak menunjukkan belas kasihan. Itu brutal dan tidak berperasaan, tindakan Anda tidak manusiawi.

"Sejauh yang saya bisa ukur, Anda tidak memiliki empati terhadap korban Anda," kata Hakim Mander kepadanya.

"Kamu pernah mengatakan kamu berada dalam keadaan emosional dan sangat tidak bahagia, merasa dikucilkan oleh masyarakat dan ingin menghancur kehidupan orang lain sebagai aksi balas dendam," Hakim Mander menambahkan.

Sempat Naik Rp 1.400, Harga TBS Kelapa Sawit di Aceh Selatan Kembali Turun Menjadi Rp 1.370/Kg

Destinasi Wisata Langsa Makin Diminati Pengunjung, Perbankan Diminta Sediakan Mobil Kas Keliling

Update Kasus Covid-19 di Pidie, 32 Terkonfirmasi Positif, 20 Sembuh, dan 3 Meninggal

Tarrant di persidangan memilih untuk tidak berbicara, tetapi menginstruksikan pengacara Pip Hall untuk berbicara atas namanya.

"Tuan Tarrant tidak menentang permohonan itu, dia harus dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat," kata Hall.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved