Breaking News:

Berita Malaysia

Kabar Terbaru dari Malaysia, Perintah Kawalan Pergerakan Dilanjutkan Hingga 31 Desember 2020

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) telah diperpanjang hingga 31 Desember 2020.

Capture Facebook Muhyiddin Yassin
Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Jumat (28/8/2020) sore, mengumumkan bahwa Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) telah diperpanjang hingga 31 Desember 2020. 

SERAMBINEWS.COM – Pemerintah Malaysia mengeluarkan pengumuman terbaru terkait penanganan Covid-19.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengumumkan bahwa Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) telah diperpanjang hingga 31 Desember 2020.

Muhyiddin mengatakan, meski situasi wabah Covid-19 di Malaysia terkendali, pemerintah tetap membutuhkan mekanisme hukum untuk melanjutkan upaya pencegahan dan pengendalian penularannya.

“Oleh karena itu, demi saudara-saudara, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Perintah Kawalan Pergerakan Pemulihan (PKPP) hingga 31 Desember,” ujarnya dalam pesan khusus yang disiarkan langsung di sejumlah televisi dan jaringan media sosial milik Perdana Menteri, Jumat (28/8/2020).

Dengan perpanjangan itu, Muhyiddin mengatakan langkah-langkah penegakan hukum berdasarkan Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (UU 342) masih bisa dilakukan.

“Ini untuk memastikan semua pihak mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan protokol kesehatan yang ditetapkan,” katanya.

PKPP mulai berlaku 10 Juni untuk menggantikan Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat (PKPB), dengan lebih leluasa dalam kegiatan ekonomi dan sosial.

Dengan berlakunya PKPP, hampir semua kegiatan di bidang sosial, pendidikan, agama, bisnis, dan ekonomi akan kembali beroperasi secara berjenjang, dengan sepenuhnya mematuhi prosedur operasi standar (SOP).

Namun aktivitas bisnis, termasuk minimarket 24 jam, masih dibatasi hingga 12 tengah malam.

Muhyiddin menambahkan, Malaysia masih menghadapi risiko penyebaran wabah Covid-19 seperti terlihat dengan adanya beberapa cluster baru seperti Sivagangga, Tawar dan Sala di Kedah, Sanglang di Perlis, dan cluster di Sarawak belakangan ini.

Halaman
12
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved