Breaking News:

Raqan Parkir Nontunai Dibahas  

DPRK Banda Aceh mulai membahas rancangan qanun (Raqan) retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat parkir khusus ke tingkat

SERAMBINEWS/HUMAS DPRK BANDA ACEH
Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh, T Arief Khalifah ST memimpin rapat bersama Dinas Perhubungan dan Bagian Hukum Setdako Banda Aceh membahas rancangan qanun (raqan) tentang retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat parkir khusus, Senin (24/8/2020). 

BANDA ACEH - DPRK Banda Aceh mulai membahas rancangan qanun (Raqan) retribusi parkir di tepi jalan umum dan tempat parkir khusus ke tingkat lebih lanjut. Saat ini DPRK dan Dinas Perhubungan (Dishub) terus memacu pembahasan, karena ditargetkan Raqan itu dapat disahkan Oktober mendatang.

Pembahasan rancangan qanun sudah dilakukan oleh Komisi III DPRK Banda Aceh, Dinas Perhubungan, dan Bagian Hukum Setdako Banda Aceh, yang dimulai Senin (24/8/2020), di gedung dewan setempat.

Ketua Komisi III, T Arief Khalifah ST mengatakan, ada rapat dimaksud disepakati,rancangan qanun tersebut sudah sepakat dibahas bersama dan ditagetkan pengesahannya pada Oktober 2020. Dengan hadirnya qanun ini, nanti parkir di Banda Aceh mulai beralih dari pembayaran tunai ke nontunai.

 “Ini sesuai dengan semangat smart city yang digaungkan Pemerintah Kota Banda Aceh serta menyesuaikan diri dengan era industri 4.0. Di mana, digitalisasi tidak bisa ditolak penerapannya dalam kehidupan kita berikutnya,” ujar Arief Khalifah.

Dikatakan, Qanun itu nanti akan menekankan kepada pelayanan, ketertiban, serta meningkatkan pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sesuai harapan warga Banda Aceh.

“Tiga unsur ini, pelayanan, ketertiban, dan peningkatan PAD menjadi dasar fokus kami membahas rancangan qanun ini. Tujuannya, agar pelayanan perparkiran semakin baik, ketertiban di lokasi parkir bisa tertata, dan uang yang diberikan oleh rakyat pengguna parkir benar-benar masuk ke kas daerah sesuai harapan,” imbuh Arief.

Pembahasan raqan itu diikuti oleh Ketua Komisi III, T Arief Khalifah ST dan Anggota Komisi III, Daniel Abdul  Wahab. Sementara dari Dinas Perhubungan dihadiri oleh Sekretaris Dinas, Muhammad Zubir, lalu ada para Kabid, staf, serta tim ahli dari Komisi III dan eksekutif.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved