Puting Beliung
Tiba di Lokasi Bencana Puting Beliung, Plt Gubernur Baca Puisi “Angin Pun Tiba” Karya LK Ara
Plt Gubernur didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan sejumlah anggota DPRA dan DPRK, serta beberapa tokoh, termasuk seniman dan “ceh didong
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Fikar W Eda I Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah membacakan puisi karya penyair senior Gayo, LK Ara, sesaat setelah menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam angin puting beliung di Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Jumat (28/8/2020).
Plt Gubernur didampingi Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dan sejumlah anggota DPRA dan DPRK, serta beberapa tokoh, termasuk seniman dan “ceh didong.”
Saat diberitahu, bahwa penyair LK Ara ada di tempat itu, Plt Gubernur Nova Iriansyah lalu menyapa dan bertanya, sejak kapan berada di Takengon.
Sebab sebelumnya penyair ini berada di Jakarta. Nova juga menyapa Gurdi Damora, seniman didong dari Teruna Jaya.
“Maunya baca puisi kita ya,” kata Nova Iriansyah menyapa.
LK Ara menyetujui, dan menjelaskan bahwa dirinya sudah membuat puisi tentang bencana. Lalu memperlihatlan karyanya melalui perangkat “telepon tablet” yang selalu dibawa-bawa LK Ara.
• Angka Perceraian Tiba-Tiba Melonjak, Arab Saudi Terkejut, Konsultan Siap Beri Bantuan
• UEA Luar Biasa, Seusai Bertteman dengan Yahudi, Jalur Penerbangan ke Israel Dibuka Pekan Depan
• MTsN 4 Banda Aceh Launching Buku Antologi Cerpen Siswa
Nova Iriansyah membacakan puisi itu dengan intonasi tertentu.
Nova memang senang membaca puisi, menulis puisi dan menyanyi.
Ia membacakan puisi LK Ara terbaru itu, berisi refleksi bencana yang mengharu-biru.
Puisi LK Ara yang dibacakan Plt Gubernur Nova Iriansyah itu berjudul “Angin Pun Tiba,” isinya sebagai berikut:
Tak diduga
Angin pun tiba
Tak sepoi seperti biasa
Tapi menderas
Seperti mengandung
Kemarahan
Ada yang bertanya
Mengapa angin bisa marah
Merusak rumah
Membuat orang gundah
Tak seperti biasa
Angin datang ramah
Menyapa dengan ramah
Siapa mengirim badai
Ketempat kita
Tak ada yang tahu
Ada yang menundukkan kepala
Merenung sebisanya
Bukankah angin ini
Berupa teguran
Yang dikirim
Karena kita sering lupa
Mengingat Nya
Kala Nareh, 26 Agustus 2020
LK Ara penyair yang memiliki energi besar saat menulis puisi. Di usia kepala delapan ia menulis tanpa henti setiap hari.
Menyinggung banyak tema dan refleksi.
“Plt Gubernur Nova Iriansyah membacakan puisi. Mula-mula ia menyapa, lalu minta puisi, dan ia bacakan semua,” kabar LK Ara tentang peristiwa di Pegasing itu.(*)