Breaking News:

Otomotif

Ada Mobil Terbang di Jepang, SkyDrive Melaju di Udara Tokyo Untuk Pertama Kali

Sebuah perusahaan di Jepang berhasil membangun mobil yang bisa terbang di udara, selain melaju di jalan raya. Keberhasilan itu menjadi yang pertama

Editor: M Nur Pakar
Foto: Bloomberg
Mobil SkyDrive terbang di Tokyo, Jepang, Jumat (28/8/2020) 

SERAMBINEWS.COM, TOKYO - Sebuah perusahaan di Jepang berhasil membangun mobil yang bisa terbang di udara, selain melaju di jalan raya.

Keberhasilan itu menjadi yang pertama di dunia, dimana banyak perusahaan bermimpi membuat mobil terbang di udara jalanan kota.

Dengan satu langkah lagi menuju kenyataan ini.

SkyDrive Jepang, sebuah perusahaan solusi mobilitas udara perkotaan, telah berhasil melakukan demonstrasi publik pertama pada Jumat (28/8/2020).

Model mobil terbang SD-03 SkyDrive baru terbang di atas  Lapangan Uji Toyota seluas 10.000 meter persegi selama sekitar empat menit.

Seorang pilot berada di di dalam mobil yang dibantu teknisi komputer.

Mobil terbang SkyDrive Jepang
Mobil terbang SkyDrive Jepang (Foto: Bloomberg)

Hal itu untuk membantu memastikan stabilitas dan keselamatan penerbangan.

Sedangkan staf teknis di lapangan memantau kondisi penerbangan dan kinerja pesawat setiap saat.

Kendaraan mirip sepeda motor itu dengan baling-baling ini telah dirancang untuk menjadi model Vertical Take-Off and Landing (eVTOL) listrik terkecil di dunia.

Bahkan, akan menjadi sarana transportasi baru dalam waktu dekat ini.

"SkyDrive ingin mewujudkan masyarakat di mana mobil terbang adalah alat transportasi yang mudah diakses dan nyaman di udara," kata CEO Tomohiro Fukuzawa, Jumat (28/8/2020).

Powertrain mobil terbang SD-03 terdiri dari motor listrik yang menggerakkan rotor yang ditempatkan di empat bagian.

Masing-masing menampung dua rotor yang berputar ke arah yang berlawanan, digerakkan oleh motornya sendiri.

Pesawat memiliki dua lampu putih di depan dan lampu merah di bagian bawah bodi untuk memudahkan penentuan arah kendaraan saat melayang di udara.

Perusahaan mobilitas tersebut mengatakan mereka bertujuan untuk menjadikan mobil terbang itu menjadi nyata pada 2023.

Karena harus melakukan lebih banyak tes, mengembangkan teknologi, dan mencapai kecepatan penuh terhadap ketentuan keselamatan.

Mesin tersebut sejauh ini dapat terbang hanya lima hingga 10 menit.

"Tetapi, jika bisa sampai 30 menit lebih potensial, termasuk ekspor ke China", kata Fukuzawa seperti dikutip Associated Press (AP), Sabtu (28/8/2020).(*)

Beli Mobil Toyota Nggak Ribet Lagi, Ada KINTO ONE, Cukup Berlangganan Saja

Toyota Luncurkan Pikap New Hilux Secara Virtual di Youtube, Dibandrol Mulai Rp 240 Jutaan

Toyota Urban Cruiser Diluncurkan September 2020 di India

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved