Breaking News:

Achris Sarwani Jabat Kepala BI Aceh  

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melantik Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Achris Sarwani

Dok Kompas.com
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh Achris Sarwani 

BANDA ACEH - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, melantik Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Aceh, Achris Sarwani menggantikan Zainal Arifin Lubis yang akan mengisi posisi baru di sebuah devisi Kantor BI Pusat. Achris Sarwani, sebelumnya memangku jabatan Kepala Perwakilan BI Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sementara Zainal Arifin Lubis yang sudah memangku jabatan sebagai Kepala Perwakilan BI Aceh, sejak 15 Januari 2018 lalu, beberapa minggu ke depan masih tetap menjabat sampai menunggu Plt dan persiapan berangkat ke Jakarta.

Sementara Kepala Perwakilan BI Aceh yang baru, Achris Sarwani, informasinya baru tiba di Aceh, akhir Oktober 2020.

Achris Sarwani, sebagai Kepala Perwakilan BI Aceh yang baru, sebelumnya, Jumat (28/8/2020) dilantik bersama empat Kepala Kantor Perwakilan BI, masing-masing Heru Saptaji, yang sebelumnya menjabat Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Darjana, sebelumnya menjabat Analis Senior Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat, sebagai Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya. Lalu Rut W Eka Trisilowati, sebelumnya menjabat Kepala Tim Kantor Perwakilan BI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Barat dan Aswin Kosotali, sebelumnya menjabat Kepala Tim Kantor Perwakilan BI Balikpapan, sebagai Kepala Perwakilan BI Sibolga.

Dikutip dari website www.bi.go.id, dalam pelantikan itu, Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan lima pesan kepada para Kepala Kepala Perwakilan BI.

Pesan pertama, memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk secara bertahap membuka sektor ekonomi yang produktif dengan tetap memperhatikan protokol Covid-19.

Lalu pesan kedua, mendukung upaya yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat realisasi anggaran pusat dan daerah.

Selanjutnya, mendukung upaya pemerintah dan OJK dalam melakukan restrukturisasi kredit dunia usaha termasuk UMKM. Pesan keempat, tetap menempuh bauran kebijakan yang akomodatif untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Pesan kelima, atau pesan yang terakhir Gubernur BI, mendorong digitalisasi UMKM sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di era kenormalan baru didukung digitalisasi sistem pembayaran melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Lebih lanjut Perry Warjiyo mengingatkan untuk tetap disiplin dalam menjaga protokol pencegahan Covid-19 pada setiap pelaksanaan tugas.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved