Breaking News:

Forkopimda dan ASN Aceh Besar Doa Bersama untuk Almarhum Iskandar  

Forum Komunika­si Pimpinan Daerah (Forkop­imda) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jajaran Pemer­intah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar

FOTO HUMAS PEMKAB ACEH BESAR
Forkopimda dan ASN Aceh Besar menggelar takziah dan doa bersama untuk Almarhum Drs H Iskandar MSi, Sekdakab Aceh Besar, yang berlangsung di Masjid Agung Al-Munawwarah, Kota Jantho, Senin (31/8/2020). 

JANTHO - Forum Komunika­si Pimpinan Daerah (Forkop­imda) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Jajaran Pemer­intah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melakukan tak­ziah dan doa bersama untuk Almarhum Drs H Iskandar MSi Sekdakab Aceh Besar yang meninggal dunia pada Jumat (28/8/2020) lalu.

Takziah dan doa ber­sama yang dimulai pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB itu dipimpin Ketua MPU Aceh Besar Tgk H Muksalmi­na A Wahab dan Imam Besar Masjid Agung Al-Munawar­rah, Kota Jantho, Tgk Ju­naidi, berlangsung di Masjid Agung Al-Munawwarah, Kota Jantho, Senin (31/8/2020).

Turut hadir pada kegia­tan tersebut Bupati Aceh Be­sar Ir H Mawardi Ali, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab, Kajari Aceh Besar Rajendra D Wir­itanaya SH, Kapolres AKBP Riki Kurniawan SIK, Dandim 0101/BS Letkol Inf Abdul Razak Rangkuti, Danyonif 117/KY, Kankemenag Aceh Besar H Abrar Zym SAg, para kepala OPD, para camat dan ratusan ASN Pemkab Aceh Besar.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab atau yang akrab disapa Waled Husaini saat memberikan tausiah mengharapkan ke­pada seluruh unsur Forkop­imda Aceh Besar, para ASN baik pegawai negeri maupun tenaga kontrak, serta kepada masyarakat Aceh Besar umum­nya untuk memaafkan segala kesalahan almarhum selama hidup yang mungkin pernah menyinggung perasaan.

Selain itu, Waled Husaini juga menambahkan bahwa almarhum adalah orang yang sangat baik, sopan dan ra­mah, sehingga dengan keprib­adian yang demikian Waled yakin almarhum berpulang kepada Sang Khalik sebagai syuhada, terlebih beliau meninggal pada hari Jumat, di bulan Muharram dan posi­tif Covid-19. “Karena barang siapa yang meninggal terkena wabah, maka ia adalah syu­hada sebagaimana tertulis da­lam hadis Nabi,” terang Waled Husaini.

Selain itu, Waled Husaini juga mengharapkan kita semua untuk mengirimkan doa agar almarhum diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di surgaNya serta kepada keluarga yang ditinggalkan semoga Allah SWT berikan kekuatan dan kesabaran da­lam musibah ini. “Kita semua jangan terlalu takut dan juga jangan terlalu berani terhadap wabah corona namun tetap berada di tengah-ten­gah, Karena sebaik baik per­kara adalah yang pertengah­an,” tuturnya.

Diakhir tausiahnya Waled menekankan juga un­tuk terus mendisiplinkan diri mengikuti protokol keseha­tan covid-19, dengan selalu memakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, sering cuci tangan, konsumsi vita­min dan rutin berolahraga untuk kebugaran serta jan­gan lupa dan selalu berwu­du’ juga berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari bala virus corona ini dari muka bumi.(hab/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved