Update Corona di Aceh
BREAKING NEWS - Terpapar Covid-19, Seorang Dokter Spesialis di RSUZA Meninggal Dunia
Salah seorang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr Imai Indra Sp.An meninggal dunia pada Rabu (2/9/2020).
Penulis: Subur Dani | Editor: Saifullah
Laporan Subur Dani | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Innalilllahi wainna ilaihi rajiun! Salah seorang dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, dr Imai Indra Sp.An meninggal dunia pada Rabu (2/9/2020).
Informasi tersebut awalnya beredar di sejumlah grup WhatsApp (WA). Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh, Dr dr Safrizal Rahman, MKes Sp.OT yang dikonfirmasi Serambinews.com, Rabu (3/9/2020), membenarkan hal tersebut.
“Iya benar, dr Imai Indra Sp.An meninggal dunia, innalilillahi wainna ilaihi raijun. Saat ini, kami masih di RSUZA, ini lagi proses pemulasaran jenazah dan akan dimakamkan,” kata Dr dr Safrizal Rahman MKes Sp.OT.
Safrizal juga membenarkan, bahwa dr Imai Indra meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19, setelah melakukan tindakan medis terhadap seorang pasien Covid-19, beberapa waktu lalu. “Beliau terinfeksi karena menangani pasien Covid-19,” pungkas dr Safrizal singkat.
Dilansir dari laman http://fsd.unsyiah.ac.id/imai/, dr Imai Indra Sp.An adalah staf pengajar kedokteran pada Jurusan Anestesiologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK Unsyiah).
• Dinkes Pantau Kondisi Tenaga Medis Positif Covid-19, Begini Keadaan Terkini Empat Nakes
• Hingga 1 September, Penderita Covid-19 Aceh Bertambah 16 Orang, 3 Meninggal Dunia
• 2.599 Rekening Aparatur Gampong di Abdya Sudah Dikirim ke BPJS Ketenagakerjaan, Belum Satupun Cair
Almarhum menyelesaikan gelar Sarjana Kedokteran pada tahun 1992 dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala dan menyelesaikan gelar Doktor Kedokteran pada tahun 1995 dari Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
Dr Imai menyelesaikan Program Residensi Anestesiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Pada tahun 2013, almarhum diangkat sebagai Kepala Departemen Anestesiologi RSU Zainoel Abidin dan pada tahun 2014 diangkat sebagai Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala.
Dr Imai juga menyelesaikan program pelatihan dan mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Pertahanan Nasional Indonesia (Lemhanas) dalam Kerangka Konsolidasi Nilai Nasional Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia (BPJS-JKN) pada tahun 2015.
• Cek, Prakiraan Cuaca Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari Kedepan
• Calon Mahasiswa Baru Unsam Jalur Mandiri Diumumkan, Ini Program Studi dengan Pendaftar Tertinggi
• Pangdam Risau Kasus Covid-19 di Aceh
Kemudian, dr Imai juga dianugerahi Penghargaan Kehormatan Piagam Presiden Republik Indonesia, First Class Honor Medal for Outstanding Public Service.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rsuza-banda-aceh-menyiapkan-ruangan-khusus-virus-corona-covid-19.jpg)