Breaking News:

Budaya

Mewahnya Pengantin Gayo Masa Lalu, dengan Hiasan Kalung Perak

Dalam foto itu, tampak seorang pengantin pria mengenakan ikat kepala, hiasan kepala, hiasan leher, untaian kalung rantai perak.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Taufik Hidayat
Mewahnya Pengantin Gayo Masa Lalu, dengan Hiasan Kalung Perak - pengantinpriagayo.jpg
Foto koleksi Tropenmuseum Amsterdam
Pengantin pria dalam pakaian adat Gayo
Mewahnya Pengantin Gayo Masa Lalu, dengan Hiasan Kalung Perak - pengantinwanitagayo.jpg
Foto koleksi Tropenmuseum Amsterdam
Pengantin wanita dalam pakaian adat Gayo

Pada saat itu museum memiliki 30.000 benda dan sejumlah besar koleksi foto.

Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, ruang lingkup museum berubah dari koloni Belanda ke banyak wilayah kolonial di Amerika Selatan, Afrika, dan Asia.

Pada tahun 1960 dan 1970-an Ministerie van Buitenlandse Zaken (Departemen Luar Negeri) mendorong museum untuk memperluas ruang lingkup pada isu-isu sosial seperti kemiskinan dan kelaparan.

Akan Dijual Buat Biaya Kuliah dan Hidup, Sapi Bunting Malah Ditembak Mati Oleh Polisi

Persiraja Hadapi PSM Makassar di Pembuka

Peneliti Australia Sebut Jokowi Belum Mencerminkan Sebagai Presiden, Masih di Level Wali Kota

Pada awal 1970-an sebuah sayap baru untuk anak-anak telah ditambahkan. Sayap ini sekarang disebut Tropenmuseum Junior.

Museum ini menyimpan 175.000 buah benda, 155.000 lembar foto, dan 10.000 lembar aneka gambar, lukisan, dan dokumen.

Sebanyak 15.000 objek di antaranya adalah warisan dari museum etnografi yang merupakan bagian dari Artis, Amsterdam.

Wilayah geografis dari objek-objek tersebut cukup banyak, seperti Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Barat & Afrika Utara, Sub-Sahara Afrika, Amerika Latin dan Karibia.

Museum juga memiliki beberapa koleksi yang berada di luar lingkup Tropenmuseum, seperti koleksi dari China, Jepang, Korea, dan Eropa.

Koleksi fotografi terutama terdiri dari foto-foto sejarah dari koloni Belanda yang berasal dari tahun 1855 hingga 1940.

Tropenmuseum telah merilis sejumlah besar foto di bawah lisensi Creative Commons ke Wikimedia Commons.

Tropenmuseum juga menyimpan koleksi pertunjukan. Koleksi tersebut berupa 5.500 alat musik serta berbagai benda teater lainnya seperti topeng dan boneka (wayang).

Museum juga memiliki 21.000 artefak tekstil, yang mayoritas berasal dari Indonesia.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved