Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Luar Negeri

Raja Arab Saudi Minta Presiden Donald Trump Bertindak Adil Terhadap Palestina

Arab Saudi tetap berkomitmen untuk mencapai solusi yang adil dan permanen untuk masalah Palestina. Raja Salman mengatakan kepada Presiden AS

Editor: M Nur Pakar
AFP/Bandar AL-JALOUD
Gambar yang diberikan oleh Istana Kerajaan Saudi pada 19 Maret 2020 di Ibu Kota Riyadh menunjukkan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz, jelang memimpin pertemuan G-7 untuk berkoordinasi menghadapi pandemi COVID-19" 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Arab Saudi tetap berkomitmen untuk mencapai solusi yang adil dan permanen untuk masalah Palestina.

Raja Salman mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump melalui panggilan telepon, lapor Saudi Press Agency (SPA), Senin (7/9/2020) pagi.

Ini adalah titik awal utama dari Prakarsa Perdamaian Arab yang diusulkan Kerajaan, kata Raja Salman dalam seruan yang berlangsung pada Minggu (6/9/2020).

Inisiatif Perdamaian Arab dibuat oleh Arab Saudi pada tahun 2002.

Presiden AS, Donald Trump berbicara dalam even Pelajar untuk Trump di Dream City Church, Phoenix, Arizona, Rabu (24/6/2020).
Presiden AS, Donald Trump berbicara dalam even Pelajar untuk Trump di Dream City Church, Phoenix, Arizona, Rabu (24/6/2020). (AFP/SAUL LOEB)

Di mana negara-negara Arab menawarkan hubungan inormalisasi kepada Israel dengan imbalan kesepakatan kenegaraan dengan Palestina.

Dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut pada tahun 1967.

Raja Salman juga menyatakan penghargaannya atas upaya yang dilakukan AS untuk mencapai perdamaian di Timur Tengah.

Kedua pemimpin dunia ITU juga membahas pekerjaan negara-negara Kelompok Dua Puluh (G20) yang diketuai oleh Arab Saudi tahun ini.

Termasuk upaya yang dilakukan untuk melindungi kehidupan dan mata pencaharian untuk mengurangi efek pandemi Covid-19.

Raja Salman menegaskan bahwa kepresidenan Kerajaan G20 akan terus mendukung.

Termasuk mengkoordinasikan upaya kelompok itu untuk menghadapi dampak epidemi pada tingkat manusia dan ekonomi.

Terlepas dari pembatasan pergerakan di seluruh dunia akibat Covid-19.

Para pemimpin G20 telah mengadakan pertemuan virtual untuk menghasilkan tindakan guna memerangi pandemi virus Corona yang terus mengamuk.

Dalam pertemuan virtual Juli 2020 lalu, Arab Saudi memimpin G20.

Arab Saudi berjanji menggunakan semua alat kebijakan yang tersedia untuk memerangi pandemi dan meningkatkan ekonomi global.(*)

Kasus Harian Virus Corona Arab Saudi Terus Turun, Sudah Dibawah 1000 Orang Per Hari

Putra Mahkota Arab Saudi Mendapat Panggilan Telepon dari PM Inggris Boris Johnson

Arab Saudi Masih Tutup Penerbangan Internasional, Kecuali Pekerja Asing Terdaftar di Aplikasi Resmi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved