Breaking News:

102.896 Usaha Mikro Aceh Lolos Verifikasi

Sebanyak 102.896 usaha mikro Aceh lolos verifikasi data sebagai calon penerima bantuan pemerintah bagi pelaku usaha mikro (BPUM)

102.896 Usaha Mikro Aceh Lolos Verifikasi
IST
WILDAN, Kadiskop dan UKM Aceh

* Calon Penerima Bantuan dari Pemerintah

BANDA ACEH - Sebanyak 102.896 usaha mikro Aceh lolos verifikasi data sebagai calon penerima bantuan pemerintah bagi pelaku usaha mikro (BPUM) untuk tahap pertama hingga empat. Dari jumlah itu, 33.409 diantaranya merupakan usulan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Dr Wildan, Selasa (8/9/2020). “Bagi yang ingin mengetahui lolos atau tidaknya sebagai penerima dana BPUM tersebut, agar melihat pengumumannya di Kantor Koperasi dan UKM setempat.” terangnya.

Wildan juga mengatakan, daftar pelaku usaha mikro yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan, merupakan usulan dari berbagai lembaga, antara lain Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota, PNM, perbankan, (BRI/BNI) dan lainnya. Nama-nama usaha mikro yang sudah diterbitkan SK atau sebagai penerima dana bantuan bisa saja dibatalkan, jika statusnya diketahui sebagai PNS, Polri, TNI atau karyawan BUMN dan BUMD.

Tujuan pemerintah memberi bantuan dana BPUM Rp 2,4 juta/usaha mikro, sebut Wildan, agar usaha mikro tetap jalan. Sementara menurut data rekapitulasi yang telah dilakukan bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Aceh, jumlah pelaku usaha yang sudah diusul oleh 23 Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten/Kota ke Kementerian Koperasi dan UKM sebanyak 83.629. “Tapi yang baru lolos pembersihan data dan ditetapkan sebagai penerima BPUM baru 33.409 usaha mikro.” tambah Wildan.

Ini artinya, sambung Kadiskop dan UKM Aceh itu, masih ada sekitar  50.220 usaha mikro yang namanya belum ke luar. Sedangkan data 102.896 pelaku usaha mikro yang sudah lolos dari pembersihan data dan ditetapkan sebagai penerima dana BPUM itu, usulannya bukan hanya dari Dinas Koperasi Kabupaten/Kota saja, tapi banyak juga dari berbagai lembaga lainnya, antara lain PNM, BRI, BNI, dan lembaga lainnya.

Dari 23 kabupaten/kota, sebut Wildan, Aceh Utara terbanyak mengusulkan calon penerima bantuan, yaitu 8.025 usaha mikro. Pidie 7.901 usaha mikro, Pidie Jaya 6.197. Sementara Banda Aceh mengirim 3.824 usaha mikro dan Aceh Besar 3.538 usaha mikro.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Wildan menambahkan, terkait dana bantuan pemerintah untuk usaha mikro, pihaknya Kamis (10/8/2020) besok diundang ke Yogyakarta untuk melakukan pertemuan penyempurnaan pelaksanaan penyaluran bantuan tersebut.

“Dalam pertemuan itu kami akan menyampaikan berbagai persoalan terkait belum terverifikasinya sejumlah usaha mikro dari Aceh sebagai penerima bantuan,” ungkapnya.

Apalagi, tambah Wildan, dari informasi Diskop dan UKM kabupaten/kota bahwa nama-nama usaha mikro yang diusulkan ke kementerian sudah sesuai dengan SK Menkop dan UKM Nomor 101 tahun 2020 tentang persyaratan penyaluran dana BPUM tersebut.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved