Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Kadis Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur Tinjau Peremajaan Sawit di Lahan Petani, Ini Harapannya

Penanaman sawit yang ditinjau yaitu di lahan petani, di Dusun Gedong Janeng, Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Selasa (8/9/2020)

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/SENI HENDRI        
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur, Ir Lukman SP MM, Selasa (8/9/2020), meninjau penanaman sawit di lahan masyarakat yang dapat bantuan program peremajaan sawit rakyat (PSR) di Desa Beurandang, Ranto Peureulak, Aceh Timur. 

Penanaman sawit yang ditinjau yaitu di lahan petani, di Dusun Gedong Janeng, Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Selasa (8/9/2020).

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Timur, Ir Lukman SP MM, Selasa (8/9/2020), meninjau  penanaman sawit di lahan masyarakat. 

Ya, penanaman atau peremajaan sawit melalui bantuan program peremajaan sawit rakyat (PSR).

Bantuan PSR ini didapat dari Badan Pengelola Dana Kelapa Sawit Rakyat (BPDKS) Pusat, yang diusulkan tahun 2019, dan dikerjakan tahun 2020 ini.

Penanaman sawit yang ditinjau yaitu di lahan petani, di Dusun Gedong Janeng, Desa Beurandang, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Selasa (8/9/2020).

Dalam kesempatan itu, Lukman, berharap kepada petani agar merawat sawit yang telah ditanam dengan baik dan terhindar dari gangguan hama.

Tiga Kombes Peraih Predikat WBK Pertama Dapat Pin Emas Kapolri

Segudang Manfaat Daun Dewa, Meningkatkan Kesuburan hingga Antikanker

Bocah Usia 5 Tahun Diduga Diperkosa dan Dibunuh, Ditemukan Terbakar, 16 Tersangka Diamankan

"Sangat diperlukan peran serta masyarakat untuk melakukan perawatan pasca tanam, sehingga 121 batang sawit dalam sehektare tetap bertahan hidup, dan bisa dipanen di usia tiga tahun nantinya," kata Lukman kepada Serambinews.com, Rabu (9/9/2020).

Didampingi Kabid Bina Usaha Tani Perizinan Produksi dan Pengolahan, Marzaini SH, Lukman berharap kepada koperasi perkebunan Kakao Aceh Berkat, agar menuntaskan program peremajaan sawit itu tepat waktu. 

Setelah panen nanti, Lukman berharap program peremajaan sawit ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kita akan berusaha membantu kebutuhan petani selanjutnya, seperti sarana dan prasarana produksi," ungkapnya.

Mantan Camat Ranto Peureulak, Saiful SE, yang juga Pengawas Koperasi Kakao Aceh Berkat, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Aceh Timur yang telah mendukung program PSR ini.

Dengan demikian diharapkan ke depan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Setelah panen nanti, koperasi juga berharap BPDKS dapat membangun pabrik kelapa sawit di Ranto Peureulak, untuk menampung TBS petani dan dapat diolah menjadi minyak kelapa sawit crude palm oil (CPO).

Ketua Koperasi Kakao Aceh Berkat, Mukhlidar mengatakan luas lahan yang sudah ditanam bibit sawit sekitar 25 persen dari luas 379 hektare.

"Akhir tahun kita tergetkan sudah selesai tanam," tukas Mukhlidar, didampingi Keuchik Desa Beurandang, M Ali, dan sejumlah petani lainnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved