Minggu, 3 Mei 2026

Luar Negeri

India, Australia dan Prancis Gelar Pertemuan Bahas Agresi Tiongkok

Menteri Luar Negeri India Australia dan Prancis menggelar pertemua pertama pada Rabu (9/9/2020); Mereka memfokuskan peningkatan kerja sama di Indo-Pa

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Mohd Arhaan ARCHER
Tentara India memberikan penghormatan terakhir jelang pemakaman rekan mereka, tentara pasukan khusus India asal Tibet Nyima Tenzin di Leh, Senin (7/9/2020), Tenzin tewas dalam bentrokan perbatasan terbaru dengan pasukan China di perbatasan Himalaya. 

SERAMBINEWS.COm, NEW DELHI - Menteri Luar Negeri India Australia dan Prancis menggelar pertemua pertama pada Rabu (9/9/2020).

Mereka memfokuskan peningkatan kerja sama di Indo-Pasifik dan penguatan multilateralisme.

“Dalam dialog tersebut, ketiga pihak membahas tantangan ekonomi dan geostrategis serta kerja sama di Indo-Pasifik," demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri India.

Ditambahkan, termasuk pandemi Covid-19 dan respons domestik terhadap Covid-19. 

Orang-orang yang mengetahui perkembangan mengatakan Australia dan Jepang, keduanya anggota Dialog Keamanan Segi Empat atau Quad bersama dengan India dan AS, telah mendorong kerjasama lebih kuat.

Termasuk dengan negara-negara yang memiliki kepentingan di Samudra Hindia dan dengan anggota Association of South East Asian Nations (Asean).

Tindakan agresif China, termasuk kebuntuan perbatasan dengan India dan pembangunan militernya di Laut China Selatan, telah mendorong upaya-upaya ini,.

India, Australia, dan Indonesia juga akan mengadakan dua pertemuan virtual menteri luar negeri dan pertahanan mereka.

Untuk meningkatkan kerja sama regional dan keamanan maritim di Indo-Pasifik dalam beberapa minggu mendatang.

Pertemuan virtual hari Rabu (9/9/2020) dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri Harsh Shringla, François Delattre, Sekretaris Jenderal Kementerian Prancis untuk Eropa dan Urusan Luar Negeri.

Serta Frances Adamson, Sekretaris Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia.

“Fokus dari dialog tersebut adalah pada peningkatan kerja sama di kawasan Indo-Pasifik,” kata pernyataan itu,

Ditambahkan kerja sama di “marine global commons” dan bidang-bidang potensial untuk kerja sama praktis di tingkat trilateral dan regional juga dibahas.

Termasuk kerjasama melalui organisasi regional seperti Asean, Indian Ocean Rim Association (IORA) dan Indian Ocean Commission.

Ketiga pihak juga membahas prioritas, tantangan dan tren di lembaga multilateral regional dan global, termasuk cara terbaik untuk memperkuat dan mereformasi multilateralisme, kata pernyataan itu.

“Pertemuan yang berorientasi pada hasil untuk membangun hubungan bilateral yang kuat antara ketiga negara."

"Juga mensinergikan kekuatan untuk memastikan Kawasan Indo-Pasifik yang damai, aman, sejahtera dan berbasis aturan,” kata pernyataan.

Ketiga negara juga sepakat untuk mengadakan dialog setiap tahun.(*)

Beijing Tak Surut dari Perbatasan Ladakh, India, Bahkan Menggandakan Jumlah Pasukan

Wapres Amrullah Saleh Selamat dari Serangan Bom Setelah Nyatakan Peshawar Ibu Kota Afghanistan

Kangana Ranaut Penuhi Tantangan Senator India, Datang ke Mumbai dari Himachal Pradesh

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved