Breaking News:

Berita Foto

FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye

Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektare lahan terbakar.

Editor: m anshar
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-1.jpg
AFP/BRITTANY HOSEA-SMALL
Suasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-2.jpg
AFP/HAROLD POSTIC
Suasana di kawasan Jembatan Golden Gate dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat, pada tengah hari di San Francisco, California, AS, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-3.jpg
AFP/HAROLD POSTIC
Suasana di kawasan Jembatan Golden Gate dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat, pada tengah hari di San Francisco, California, AS, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-5.jpg
AFP/BRITTANY HOSEA-SMALL
Suasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-7.jpg
AFP/BRITTANY HOSEA-SMALL
Suasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-8.jpg
AFP/JOSH EDELSON
Petugas keamanan dan pemadam kebakaran menunggu untuk memasuki area yang dirambah api saat berlangsung kebakaran di Butte County, Oroville, California, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-9.jpg
AFP/BRITTANY HOSEA-SMALL
Suasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-10.jpg
AFP/BRITTANY HOSEA-SMALL
Suasana di San Francisco, California, AS, dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat dari kebakaran lahan, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-11.jpg
AFP/JOSH EDELSON
Suasana Jembatan Bidwell Bar yang dikelilingi oleh api di kawasan Danau Oroville, saat terjadi kebakaran besar di Oroville, California, AS, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.
FOTO - Kebakaran Terbesar Dalam Sejarah California, Langit Berubah Warna Menjadi Merah dan Oranye - california-12.jpg
AFP/HAROLD POSTIC
Suasana di kawasan Jembatan Golden Gate dengan langit berwarna oranye yang dipenuhi asap pekat, pada tengah hari di San Francisco, California, AS, Rabu (9/9/2020). Kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektar lahan terbakar.

'Langit Mars' berwarna merah dan oranye dalam beberapa  hari terakhir terlihat di California.

SERAMBINEWS.COM - Kebakaran besar yang terjadi di California, AS, kian menunjukkan asap udara pekat dengan abu dan bara api.

Petugas pemadam kebakaran California hingga Kamis (10/9/2020) terus berupaya memadamkan kebakaran terbesar yang telah terjadi sejak Agustus itu.

Amerika Serikat Membara, Kebakaran Hutan California Tewaskan 15 Orang, 500.000 Warga Dievakuasi

Mengutip AFP, hingga kini kebakaran terbesar dalam sejarah California itu dilaporkan telah menghancurkan 470 ribu hektar vegetasi kering dan 3,1 juta hektare lahan terbakar.

Sementara 'langit Mars' berwarna merah dan oranye dalam beberapa hari terakhir ditemui di California.

Langit California Berubah Merah, Kebakaran Hutan Landa Pantai Barat AS

Kebakaran mengakibatkan sejumlah warga di sekitar lokasi api harus dievakuasi.

Akibat kebakaran ini suhu di sejumlah tempat mengalami peningkatan.

Kisah Mantan Napi Teroris Aceh yang Mencari Asa untuk Kembangkan Usaha Pepaya California

Di pusat Los Angeles suhu mencapai 44 derajat celcius pada hari Minggu dan rekor tertinggi 49,4 derajat celcius di kawasan Lembah San Fernando.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kebakaran Hutan, Langit California Berubah Oranye Mirip Mars", https://foto.kompas.com/photo/read/2020/9/11/15998109560c6/1/kebakaran-hutan-langit-california-berubah-oranye-mirip-mars

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved