Breaking News:

‘Ini Kebutuhan Rakyat, bukan Kebutuhan Elite’

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Sabtu (12/9/2020) malam berkunjung ke Samar Kilang

FOTO: TIM PEMERINTAH ACEH
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melihat kondisi jalan yang longsor saat menuju Samar Kilang, Bener Meriah, Sabtu (12/9/2020). 

* Pembangunan Jalan Pondok Baru-Samar Kilang

Masyarakat di Samar Kilang, Bener Meriah, sudah cukup lama terisolir akibat akses jalan yang sulit. Kini muncul harapan baru, seiring dengan masuknya jalan tersebut dalam 14 paket proyek multiyears yang dilaksanakan Pemerintah Aceh mulai tahun ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Sabtu (12/9/2020) malam  berkunjung ke Samar Kilang untuk meninjau ruas jalan yang akan dibangun melalui proyek multiyerars 2020-2022. Usai lakukan peninjauan, rombongan dijamu oleh Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi, di Pendopo Bupati Bener Meriah, Minggu (13/9/2020) dini hari.

Kepada awak media yang ikut dalam kunjungan tersebut, Sarkawi pun bercerita betapa mendesaknya pembangunan jalan ke Samar Kilang. Ia mengatakan, proyek pembangunan itu tidak boleh gagal, karena masyarakat sudah cukup lama terisolir.

Selama ini, masyarakat cukup kesulitan dalam melakukan mobilitas, baik untuk keperluan rumah tangga maupun keperluan lainnya seperti memasarkan hasil pertanian. "Bahwa jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. Jadi tidak ada istilah program ini tidak dijalankan, untuk kepastiannya kita butuh multiyears itu," kata Sarkawi.

Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada Plt Gubernur Aceh yang sudah turun langsung melihat kondisi ril di Samar Kilang. “Terlihat tadi begitu berat sebenarnya kondisi jalan yang dilewati masyarakat kita di pedalaman Samar Kilang," kata Sarkawi.

Kunjungan Plt Gubernur ke lokasi, setidaknya diharapkan bisa menjadi evaluasi penting bahwa jalan menuju Samar Kilang ini harus segera dikerjakan. "Jangan sampai digagalkan, ini kebutuhan rakyat, bukan kebutuhan elite, bukan kebutuhan siapapun. Ini ril kebutuhan rakyat," pungkasnya.

Karena itu, sambung Sarkawi, jika ada pihak yang menggagalkan proyek jalan Samar Kilang ini, maka akan berhadapan langsung dengan rakyat. "Salah besar kalau ada orang mengatakan ini bukan kebutuhan rakyat. Ini kan sudah turun langsung Pak Gubernur, Pak Gubernur sudah melihat kondisinya, kebutuhan masyarakat seperti apa," pungkasnya.

Ruas jalan ke Samar Kilang dimulai dari Simpang Tritit Bener Meriah. Jarak tempuh ke Samar Kilang sekitar 70 km. Namun ruas jalan yang belum dibangun sekitar 17 km. "Ruas jalan yang belum diaspal itu kurang lebih dari 20 km. Ini kebutuhan dasar rakyat, jadi ini harus tuntas, kalau hanya dibuat ecer-eceran seperti selama ini, nanti nggak jadi-jadi, harus sekali jadi," harapnya.

Tgk H Sarkawi, juga menegaskan bahwa setiap anggota DPRA daerah pemilihan (dapil) IV, khususnya yang berasal dari Bener Meriah, bertanggung jawab untuk mengawal terlaksananya pembangunan jalan ruas Pondok Baru-Samar Kilang itu.

"Kami harapkan kawan-kawan DPRA dapil ini harus mengawal program ini. Ini kebutuhan masyarakat. Kalau enggak ya jangan balik lagi ke Bener Meriah," kata dia sambil tertawa.

Untuk diketahui, peninjauan Plt Gubernur ke lokasi tidak seperti direncanakan. Nova Iriansyah dan tim tertahan di lokasi hingga berjam-jam lantaran ruas jalan yang dilalui mengalami longsor dan satu unit truk juga sempat tersangkut sehingga membuat rombongan tidak bisa kembali.

“Longsoran ini terjadi seminggu lalu akibat tingginya curah hujan dan untuk menghubungkan kembali jalan yang putus warga bersama-sama bergotong royong agar jalan tersebut bisa dilalui kembali,” kata Mansur Warga Kampung Tembolon di Bener Meriah.

Mansur menjelaskan jalan tersebut kerap diperbaiki secara gotong royong agar masyarakat dapat melintas dan mengangkut hasil pertanian. “Kami sangat berharap agar pemerintah dapat membangun kembali badan jalan yang longsor yang mengakibat transportasi sulit untuk dilalui termasuk ruas jalan menuju Samar Kilang,” katanya.(subur dani)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved