Breaking News:

Bappeda Abdya Gelar Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJM  

Bappeda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Forum Konsultasi Perubahan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah)

Serambi Indonesia
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim membuka Forum Konsultasi Perubahan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) tahun 2017-2022 di Aula Bappeda setempat, Senin (14/9/2020). 

BLANGPIDIE - Bappeda Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Forum Konsultasi Perubahan RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) tahun 2017-2022 di Aula Bappeda setempat, Senin (14/9/2020).

Forum konsultasi satu hari itu dibuka Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, dan dihadiri Ketua DPRK Nurdianto, serta Sekda Drs Thamrin. Turut  hadir Perencana Madya pada Bappeda Aceh, Dr Husnah ST MP selaku Tim Ahli Penyusun, termasuk Kepala Kankemenag Abdya.

Kepala Bappeda Aceh, Ir Helvizar Ibrahim MSi juga ikut menyampaikan sambutan dalam acara tersebut secara virtual. Helvizar antara lain menjelaskan, tahun 2022 waktunya tidak terlalu panjang lagi, namun perubahan RPJM masih perlu disesuai kembali. "Perubahan itu dilakukan dengan melihat secara detail dan mencermati ulang RPJM, termasuk di Kabupaten Abdya, apakah parameternya sudah sesuai," ujarnya.

Helvizar sangat yakin dengan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim yang dikatakan dia sangat energik dan mampu melakukan penyesuaian kembali dalam perubahan RPJM.

Sementara Bupati Akmal Ibrahim menjelaskan, kenapa seorang bupati punya RPJM karena di tingkat dua (kabupaten), satu-satunya pejabat politik itu adalah bupati. Bupati, sebut Akmal, dipilih rakyat karena visi misinya yang disampaikan dan dibacakan di DPRK. "Itulah kontrak kerjanya. Jadi konstruksi berpikir perlu diperjelas dulu," ulas Bupati Akmal.

Sedangkan kepala SKPK (Satuan Kerja Perangkat Kabupaten) atau ASN, sebutnya, tidak boleh punya visi misi, mereka hanya punya kontrak kerja dengan bupati menyangkut kerja yang dilaksanakan. Karena pemahaman ini tidak dipahami secara benar, menurut  Bupati Akmal, maka RPJM sering gagal dikarenakan punya 'penumpang gelap'. Padahal tidak dibenarkan orang lain punya visi misi, selain visi misi bupati.

Sebelumnya, Kepala Bappeda Abdya, Firmansyah ST melaporkan, Forum Konsultasi Publik Perubahan RPJM Abdya 2017-2022 dikuti 100 peserta yang terdiri atas tenaga ahli, narasumber dari Bappeda Aceh, dinas, badan, dan kantor lingkup Pemkab Abdya.(ABD)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved