Breaking News:

Syekh Ali Jaber

Polisi Sebut Pelaku Penikaman Syekh Ali Jaber Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

"Tersangka AA sudah dilakukan penahanan sejak hari ini sampai dengan 20 hari ke depan," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono

(Instagram.com/ndorobeii/)
Dinyatakan Negatif dari Pengaruh Narkoba, Pelaku Penikaman Syekh Ali Jaber Akan Jalani Tes Kejiwaan 

"Tersangka AA sudah dilakukan penahanan sejak hari ini sampai dengan 20 hari ke depan," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono

SERAMBINEWS.COM - Kasus penikaman terhadap ulama Syekh Ali Jaber masih menyisakan keharuan.

Betapa tidak ia ditusuk di saat sedang menyampaikan ceramah agama.

Markas Besar Kepolisian RI memastikan tersangka penikaman Syekh Ali Jaber telah ditahan oleh kepolisian.

Saat ini, tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan.

"Tersangka AA sudah dilakukan penahanan sejak hari ini sampai dengan 20 hari ke depan," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/9/2020).

Tips Mengobati dan Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat, Pakai Bahan-bahan Alami Ini

Pengendara tak Pakai Masker Disetop Petugas Gabungan di Jalan, Identitas Didata dan Sanksi Menanti

Update Corona di Abdya - Kasus Positif Covid Bertambah Menjadi 58 Orang, 50 Pasien Dinyatakan Sembuh

Dia mengatakan pelaku juga disangkakan telah melanggar pasal berlapis. Dalam kasus ini, tersangka terancam hukuman maksimal selama 10 tahun.

"Yang bersangkutan dipersangkakan terkait penganiayaan berat dan membawa senjata tajam tanpa hak sesuatu pasal 351 ayat 2 dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan psal 2 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 ancaman penjara 10 tahun," jelasnya.

Awi juga menambahkan pihaknya juga telah mengirimkan tim dokter untuk membantu untuk menangani kasus tersebut. Hal itu merupakan bentuk keseriusan polri untuk menangani kasus yang menimpa salah satu pemuka agama.

"Salah satu keseriusan Mabaes Polri dalam penanganan kasus ini telah mengirimkan tim dokter, skiater dari Pusdokes Mabes Polri untuk membekap Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Nur Nihayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved