Breaking News:

Unsyiah Jalin Kerja Sama dengan Kejati Aceh

Kerja sama dalam bidang pendidikan, pelatihan, pengkajian, dan pengembangan kelembagaan serta pengabdian kepada masyarakat

Editor: bakri
FOTO HUMAS UNSYIAH
Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsusl Rizal MEng, menyerahkan cendera mata kepada Kajati Aceh, Dr Muhammad Yusuf SH MH (kiri), seusai penandatanganan MoU di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (15/9/2020). 

BANDA ACEH - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Kerja sama dalam bidang pendidikan, pelatihan, pengkajian, dan pengembangan kelembagaan serta pengabdian kepada masyarakat itu ditandai dengan penandatanganan MoU Rektor Unsyiah, Prof Dr Ir Samsul Rizal MEng, dengan Kajati Aceh, Dr Drs Muhammad Yusuf SH MH, di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (15/9/2020)

Kajati Aceh dalam sambutannya mengatakan, sebagai perguruan tinggi, Unsyiah memiliki fungsi yang sangat strategis dalam melahirkan sumber daya manusia untuk kebutuhan lokal, nasional, dan internasional. Ketersediaan SDM ini, tambah Muhammad Yusuf, memiliki hubungan yang erat bagi kejaksaan dalam menjalankan fungsinya sesuai dengan Pasal 30 UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. Karena itu, Kajati menilai kerja sama ini memiliki makna yang penting bagi penguatan kedua institusi.

Makanya, sambung Kajati, ruang lingkup kerja sama ini tidak hanya pada bidang perdata dan tata usaha negara saja, tapi juga meliputi bidang lain seperti pidana umum, intelijen, pidana khusus, serta pembinaan dan pengawasan melalui surat kuasa khusus atau perjanjian kerja sama.

Kajati Aceh juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Unsyiah dengan memberikan rekomendasi terkait Rancangan Perubahan Undang-Undang Kejaksaan. Muhammad Yusuf berjanji, rekomendasi tersebut akan disampaikan langsung ke Kejaksaan Agung untuk menjadi bahan pertimbangan bagi penyempurnaan UU dimaksud.

Sementara itu, Rektor Unsyiah mengatakan, dirinya sangat bersyukur karena kerja sama yang sudah lama direncanakan ini akhirnya bisa terealisasi. Melalui MoU ini, Prof Samsul berharap dapat segera terbentuk payung hukum sehingga dapat melakukan berbagai program dari kedua lembaga ini, demi terwujudnya keadilan di Aceh.

Rektor juga berharap, rekomendasi Rancangan Perubahan Undang-Undang Kejaksaan yang diusulkan pihaknya mampu memberi kontribusi penting bagi penguatan fungsi kejaksaan. "Semoga rekomendasi ini bisa memberi perubahan berarti bagi rancangan undang-undang Kejaksaan, sehingga mampu memperkuat kejaksaan dalam bidang penuntutan baik dalam pelaksanaan hak dan tugas kejaksaan ke depan," ucap Rektor, seperti disampaikan Kepala Humas Unsyiah, Chairil Munawir MT SE MM, dalam siaran pers kepada Serambi, Selasa (15/9/2020) siang.

Pada kesempatan yang sama, Prof Samsul meminta Kajati untuk memberikan dukungan bagi Unsyiah dalam melakukan kegiatan riset. Misalnya dengan memberi izin operasional terhadap barang-barang hasil sitaan Kejati Aceh.(jal)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved