Breaking News:

Wali Kota Pimpin Apel Peluncuran Tim Razia Prokes  

Wali Kota Ban­da Aceh Aminullah Usman memimpin apel peluncuran dan pembekalan Tim Razia Penerapan Disiplin dan Pen­egakan Hukum

* Pelanggar Prokes Langsung Dikenai Sanksi Denda dan Kerja Sosial

BANDA ACEH - Wali Kota Ban­da Aceh Aminullah Usman memimpin apel peluncuran dan pembekalan Tim Razia Penerapan Disiplin dan Pen­egakan Hukum Protokol Kes­ehatan Covid-19 di halaman balai kota, Selasa (15/92020).

Apel tersebut diikuti oleh seluruh anggota tim razia yang terdiri TNI, Polri, Satpol PP/WH, petugas BPBD, dan Di­shub. Pada kesempatan itu, Aminullah turut menyerahkan secara simbolis peralatan dan perlengkapan razia kepada koordinator tim razia.

Selanjutnya bersama Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, Kapolresta Kombes Pol Trisno Riyanto, Dandim 0101/BS Letkol Inf Abduk Razak Rangkuti, dan Ketua MPU Tgk Damanhuri Basyir, wali kota memberikan pembekalan kepa­da seluruh petugas yang akan turun ke lapangan.

Razia prokes 4M: memakai masker, mencuci tangan, men­jaga jarak, dan menghindari kerumunan tersebut merupa­kan amanah dari Peraturan Wali Kota (Perwal) Banda Aceh nomor 51 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Pen­egakan Hukum Protokol Kese­hatan Covid-19.

Dalam sambutannya, wali kota memastikan saat razia pihaknya akan langsung dit­erapkan sanksi di tempat bagi perorangan berupa denda, ker­ja sosial, hingga sanksi adat. “Sementara bagi pemilik usaha dikenakan sanksi berupa den­da, penghentian operasional, hingga pencabutan izin usaha. Tapi ingat, petugas di lapangan harus tetap humanis,” katanya.

Menurut Aminullah, razia prokes yang dimulai hari ini di Banda Aceh merupakan momen­tum gerakan bersama untuk me­negakkan aturan yang tertuang dalam Perwal 51. “Namun kita menyadari jika razia gabungan ini tidak akan bisa menjangkau seluruh wilayah. Oleh sebab itu kita mengharapkan dukungan dari semua pihak.”

Ia juga meminta seluruh OPD di lingkungan Pemko Ban­da Aceh untuk berperan aktif dalam menegakkan Perwal 51. “Dinas Syariat Islam misalnya: sampaikan instruksi berupa su­rat resmi ke semua BKM masjid agar para jemaah menerapkan protokol kesehatan saat beriba­dah,” katanya.

“Para camat juga harus men­goordinir keuchik hingga kepala lorong untuk menjalankan Perwal 51, khususnya dalam member­lakukan sanksi adat di gam­pong-gampong. Pastikan setiap kegiatan di gampong harus men­erapkan protokol kesehatan sep­erti memaki masker dan tidak berkerumun,” katanya lagi.

Wali kota menargetkan dalam September ini angka penyebaran Covid-19 di Banda Aceh. bisa turun. “Jika perw­al ini dapat berjalan optimal, kami yakin pada Oktober bulan depan Banda Aceh bisa kembali ke zona hijau dari zona merah saat ini,” ucapnya.

Ia pun mengajak segenap stakeholder untuk saling men­dukung dalam upaya memu­tus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kalau kondisi se­makin parah, semua aktivitas kita akan terganggu mulai dari perkantoran, ekonomi, sekolah, hingga ibadah akan terganggu,” kata Aminullah.(hba/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved