Breaking News:

Puluhan Warga Terjaring Razia Prokes

Razia protokol kesehatan semakin gencar dilakukan di Banda Aceh dan Aceh Besar. Razia dilaksanakan di jalan-jalan dan warung kopi

SERAMBINEWS.COM/ MISRAN ASRI
Seorang pelanggar prokes diminta membacakan ayat pendek saat terjaring razia prokes di depan Taman Budaya, Banda Aceh yang dilaksanakan Tim Gabungan dari Provinsi Aceh, Rabu (16/9/2020). 

* Disanksi Baca Alfatihah hingga Lagu Indonesia Raya

BANDA ACEH - Razia protokol kesehatan semakin gencar dilakukan di Banda Aceh dan Aceh Besar. Razia dilaksanakan di jalan-jalan dan warung kopi. Puluhan warga terjaring karena tidak memakai masker.

Di Banda Aceh, ada sebanyak 20 warga terjaring dalam razia yang dilakukan Tim 3 Covid-19 Satpol PP dan WH Aceh, di Jalan Teuku Umar, depan Taman Budaya, Banda Aceh, Rabu (16/9/2020).

Warga yang terjaring razia karena tidak memakai masker tersebut dijatuhi sanksi sosial, berupa membaca ayat pendek Alquran, seperti Al-Fatihah dan Al-Ikhlas. Selain itu juga ada yang disanksi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan butir-butir Pancasila.

Koordinator Umum Tim 3 Covid-19 Satpol PP dan WH Aceh, Drs Aidi Kamal MM, mengatakan, razia itu menindaklanjuti Pergub Nomor 51 Tahun 2020 Tentang Peningkatan Penanganan Covid-19, Penerapam Disiplin dan Penegakan Hukum Prokes di Aceh.

“Pergub itu disahkan pada 7 September 2020,” katanya Aidi Kamal didampingi Yuzakri, Wakil Koordinator Umum Tim 3, kepada Serambi.

Aidi Kamal menjelaskan, razia prokes itu melibatkan 75 petugas, yang terdiri dari petugas Satpol PP dan WH Aceh, Personel Kepolisian dari Polda Aceh, serta personel TNI dari Kodam IM, TNI AL dan AU.

Sementara Koordinator Lapangan, Nasrul Miadi, menambahkan, sejauh ini pelanggar prokes yang terjaring masih sebatas dijatuhi sanksi sosial. Namun, bila pelanggaran kembali terulang, maka kartu identitas (KTP) pelanggar akan disita sementara.

"Kami harapkan masyarakat semakin taat dan patuh mengikuti dan menjalankan protokol kesehatan, sehingga tidak ada lagi yang melanggar,” imbaunya.

“Apa susahnya pakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan mencuci tangan. Karena, apa yang kami lakukan ini bertujuan untuk keselamatan orang banyak," pungkas Nasrul.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved