Video
VIDEO Melihat Peternakan Burung Puyuh pada Lokasi Percontohan di Bireuen
Dalam pemasarannya, Zulfikar menjual anak puyuh usia satu hingga tiga hari seharga Rp 3.000 per ekor, sedangkan telur puyuh Rp 300 per butir.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Hari Mahardhika
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM,BIREUEN - Usaha Peternakan Puyuh Gadong Meutuah yang dikelola Zulfikar (40), merupakan percontohan proyek BPP Kota Juang dan Dinas Pertanian Bireuen, berlokasi di Dusun Telaga Desa Meunasah Tgk Di Gadong.
Zulfikar dibantu delapan orang warga lainnya dalam menjalankan usaha ini dengan modal Rp 80 juta yang sudah dikucurkan.
Dalam pemasarannya, Zulfikar menjual anak puyuh usia satu hingga tiga hari seharga Rp 3.000 per ekor, sedangkan telur puyuh Rp 300 per butir.
Kepada Serambinews.com, Zulfikar mengaku usaha ini ia pelajari dari lokasi peternakan puyuh di Sukabumi, Jawa Barat.
Sempat gagal di tahun 2016, pada pertengahan tahun 2020, ia mulai mengembangkan usahanya dengan mendatangkan 2000 anak puyuh, dari target 15 ribu ekor anak puyuh.
Dalam kesempatan yang sama Bupati Bireuen, Muzakkar A Gani yang hadir di lokasi mengatakan, pilot proyek ini harus menjadi contoh untuk masyarakat yang ingin meningkatkan pendapatan rumah tangga.