Breaking News:

Berita Kutaraja

BPBD Banda Aceh Sanksi Puluhan Pelanggar Prokes dengan Baca Alquran, Terjaring Saat Razia ke Kafe

Bentuk usaha dan ikhtiar itu pun dikeluarkan dalam sanksi yang lebih tegas dan diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 51 Tahun 2020.

Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Petugas memberikan sanksi kepada pelanggar untuk membacakan ayat-ayat pendek dalam Alquran saat razia yang menyasar pelanggar prokes di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu (19/9/2020) malam. 

"Bukan dengan menghukum kunci kesuksesan dan dianggap penanganan ini berhasil. Tapi, lebih kepada tingkat kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sebagai adaptasi kebiasaan baru," sebut mantan Camat Ulee Kareng ini.

Honda Fokuskan Motor Premium di India, Retro Klasik 400cc

VIDEO Celakai Warga, Dewan Akan Panggil PT Adhi Karya Terkait Pengerjaan Galian Jaringan Gas

Satelitnya ‘Didekati’ Rusia dan Cina di Luar Angkasa, Amerika Resah dan Siap Melawan

Menurutnya, dengan penerapan Perwal Nomor 51 Tahun 2020 yang memuat serta sanksi bagi pelanggarnya, masyarakat diharapkan semakin patuh mematuhi protokol kesehatan.

"Pada 16 September 2020, tim BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Polresta Banda Aceh, dan Kodim 0101 BS, sudah melakukan penegakan hukum berlokasi di Jalan T Nyak Arief, kawasan Simpang Mesra,” bebernya.

“Pada razia ini, terjaring ada 77 orang tidak mematuhi protokol dan harus kita diberi sanksi tegas," tandas Rizal.

Lalu pada malam, tanggal 19 September 2020, pihaknya juga melaksanakan kegiatan yang sama di warung kopi dan kafe-kafe di kawasan Kecamatan Syiah Kuala dan Kecamatan Kuta Alam.

"Pada saat kita turun ke kafe-kafe, ada 24 orang kita berikan sanksi sosial juga berupa menghafal surah-surah pendek," ungkap Rizal.

Seorang Pria Tertidur di Mobil Tesla Autopliot Dengan Kecepatan 140 Km/Jam, Langsung Dihukum

Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik dan Pagar Rumah di Darussalam, Aceh Besar, BPBD Turunkan Tim

Sudah 70 Warga Bireuen Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sedangkan 17 Orang Masih Dirawat

Ia pun mengharap dukungan semua pihak, termasuk masyarakat. Karena memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Banda Aceh hanya dapat dilakukan dengan cara masyarakat harus patuh dan taat terhadap prokes.

“Selain itu, warga juga harus serta saling mengingatkan dan menjaga ‘4M’; memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan," pungkas Kepala BPBD Banda Aceh Rizal Abdillah.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved