Breaking News:

Berita Internasional

Gerakan Neo-Nazi Susupi Kepolisian Jerman, 29 Polisi Terpergok Bagikan Foto Hitler dan Swastika

Indikator ini tampak dari terlibatnya puluhan personel kepolisian dalam peredaran foto pemimpin Nazi, Adolf Hitler dan Swastika (simbol Nazi).

Editor: Saifullah
BBC Indonesia
Ilustrasi polisi Jerman diambil sumpahnya.(BBC Indonesia) 

"Ini adalah tindakan kebencian yang paling buruk dan menjijikkan," kata Herbert Reul yang berharap agar penyelidikan akan menemukan lebih banyak obrolan dengan konten yang menghina.

Pohon Tumbang Timpa Kabel Listrik dan Pagar Rumah di Darussalam, Aceh Besar, BPBD Turunkan Tim

Sudah 70 Warga Bireuen Terkonfirmasi Positif Covid-19, Sedangkan 17 Orang Masih Dirawat

Gugus Tugas Covid-19 Rapid Test ABK Kapal Pengangkut Kontainer di Pelabuhan Calang, Ini Hasilnya

"Saya terkejut dan malu," kata Frank Richter, Kepala Polisi di Kota Essen, tempat sebagian besar tersangka bermarkas. "Tidak bisa berkata-kata lagi," tukasnya.

Reul sendiri telah membentuk tim untuk menyelidiki sejauh mana tindakan ekstremisme menyebar di dalam polisi negara bagian.

"Ekstremis sayap kanan dan Neo-Nazi sama sekali tidak memiliki tempat di polisi Rhine-Westphalia Utara, polisi kami," tegasnya.

“Pihak berwenang harus menunjukkan ‘profil politik yang sangat jelas’ yang menolak kelompok sayap kanan,” tandas Reul.

Polisi dan dinas keamanan Jerman saat ini menghadapi tuduhan tidak berbuat cukup dan tegas dalam membasmi para ekstremis di dalam barisan mereka.

BREAKING NEWS - Anak Umur Tiga Tahun Tenggelam di Sungai Singkil, Begini Kronologisnya

Lahan di Bukit Blang Panyang Lhokseumawe Terbakar, Damkar tak Bisa Merapat, Api Dipadamkan Pakai Ini

Permintaan Emping Meulinjau untuk Pedagang Mie Aceh di Medan Melonjak

Pada Juli lalu, jaksa penuntut mengatakan telah menangkap seorang mantan petugas polisi dan istrinya yang dicurigai mengirimkan ancaman kepada tokoh-tokoh terkenal berlatar belakang imigran, termasuk beberapa anggota parlemen dari etnis Turki.

Email tersebut ditandatangani dengan "NSU 2.0", mengacu pada geng Neo-Nazi ‘National Socialist Underground’, yang melakukan 10 pembunuhan rasis antara tahun 2000 dan 2007.

Skandal tersebut telah membuat Kepala Polisi Negara Bagian Hesse, Udo Münch mengundurkan diri setelah diketahui bahwa komputer polisi digunakan untuk mengetahui rincian politisi sayap kiri yang kemudian menerima salah satu email yang mengancam itu.

Sementara itu, pada bulan Juni, menteri pertahanan Jerman memerintahkan pembubaran sebagian pasukan komando elit KSK karena munculnya kritikan atas adanya ekstremisme sayap kanan di jajarannya.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Bagikan Foto Hitler dan Simbol Nazi, Puluhan Polisi Jerman Kena Skors

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved