Breaking News:

Berita Gayo Lues

Iwan Gayo Buru 400 Kg Emas, Pemkab Gayo Lues Minta Ahli Waris dan Penerima Kuasa Melengkapi Dokumen

Pemerintah kabupaten meminta ahli waris dan penerima kuasa dalam hal ini Iwan Gayo yang sedang melakukan pemburuan atau mengurusi...

SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Iwan Gayo dan bukti cek pinjaman 400 Kg emas yang dipinjam Pemerintah RI di masa Soekarno. 

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues meminta ahli waris dan penerima kuasa dalam hal ini Iwan Gayo yang sedang melakukan pemburuan atau mengurusi pinjaman 400 kilogram (Kg) emas yang dipinjam pemerintah di era Presiden Soekarno, agar ahli waris melengkapi dokumen dan data-data penting yang diperlukan.

Seperti diketahui, emas 400 kilogram  milik Lebe Ali seorang pengusaha saudagar Aceh berasal dari desa Rempelam Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues yang dipinjam pemerintah pusat pada masa Presiden Soekarno yang diserahkan melalui anggota BPUPKI pada tahun 1941 di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.

Bupati Gayo Lues, M Amru melalui Kabag Humas Sekdakab, Drs Bunyamin, kepada Serambinews.com, Minggu (20/9/2020) mengaku, sejauh ini belum ada informasi atau perkembangan baru terkait dengan wacana pemburuan 400 kg emas oleh ahli waris maupun oleh penerima kuasa yakni Iwan Gayo.

Dalam hal ini juga Pemkab Gayo Lues meminta agar ahli waris untuk melengkapi dokumen dan data yang seandainya diperlukan maupun dibutuhkan.

"Bukti keabsahan dan kepemilikan 400 kg emas melalui cek yang dikeluarkan Bank Negara Indonesia (BNI) tertanggal 30 Juni 1941 itu juga harus dibuktikan melalui laboratorium forensik oleh ahli waris atau penerima kuasa itu nantinya,"sebutnya.

Tak Dipakai di Man United, Mourinho Siap Tampung Lingard Seharga Rp 575 Miliar

Hasil Liga Inggris - Tottenham Hotspur Naik 9 Posisi Usai Menang Kontra Southampton

Bos UFC Temukan Mutiara Baru Pengganti Nurmagomedov dan McGregor yang Pensiun

Sementara secara terpisah, ahli waris Lebe Ali, Drs Ramli S, kepada Serambinew.com, Minggu (20/9/2020) mengatakan, pihaknya sedang melengkapi bukti dan dokumen dari keluarga ahli waris dan sebagai bukti atau pertinggal yang ada selama ini berupa selembaran cek tersebut ada di tangan Iwan Gayo selaku penerima kuasa dari ahli waris.

Terkait untuk membuktikan keabsahan atau kepemilikan cek 400 kg emas melalui laboratorium forensik tersebut, sebagai ahli waris Ramli S mantan Sekda Gayo Lues itu mengaku, pihaknya dari ahli waris jelas-jelas tidak mampu untuk membuktikannya dan hal itu merupakan tugas dari Presiden Jokowi atau melalui tim yang ditunjuk.

"Salah satu ahli waris bernama Almarhum Alimat Aman Dermawan sempat dua kali ke Jakarta pada tahun 2007 silam untuk mengurusi pinjaman 400 Kg emas oleh pemerintah pusat itu, namun ketika mau berangkat yang ketiga kalinya ke Jakarta untuk mengurusi hal itu, Alimat Aman Dermawan pun meninggal dunia di Takengon, sementara dirinya (Ramli S) pada masa itu masih pada masa transisi Banda Aceh - Gayo Lues,"sebutnya.(*)

Tim Repsol Honda Percaya dengan Performa Alex Marquez

13 Gampong di Nagan Raya sudah Salurkan BLT Tahap IV, Ini Rinciannya

Permintaan Emping Meulinjau untuk Pedagang Mie Aceh di Medan Melonjak

Penulis: Rasidan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved