67.126 Warga Aceh Daftar Kartu Prakerja  

Sebanyak 67.126 masyarakat Aceh mengikuti program kartu prakerja. Program pemerintah ini digulirkan

Editor: hasyim
ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (20/3/2020). Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/pd (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI) 

BANDA ACEH - Sebanyak 67.126 masyarakat Aceh mengikuti program kartu prakerja. Program pemerintah ini digulirkan untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan pekerjaan di masa pandemi Covid-19 ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Disnakermobduk) Aceh, Iskandar Syukri menjelaskan, program kartu prakerja ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemerintah Pusat lewat Kementerian Ketenagakerjaan.

Diterangkan, pada program ini setiap peserta ditahap pertama menerima Rp 1 juta yang digunakan untuk mendaftar pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang sudah ditunjuk, sesuai minat peserta. Setelah mendapat sertifikat pelatihan, mereka mendapat bantuan Rp 600.000/bulan, selama empat bulan.

Untuk Aceh, sebut Iskandar Syukri, hingga tahap VI ini, sudah 67.126 orang yang mendaftar untuk mendapatkan kartu prakerja tersebut. “Masyarakat yang ingin mendaftar bisa melakukannya melalui web, www.pekerja.go.id. Minimal masih berusia 18 tahun. Ada formulir yang perlu diisi. Antara lain pernah bekerja di perusahaan , apa sebelumnya, status sekarang di PHK atau di rumahkan, atau belum pernah bekerja,” terangnya, Minggu (20/9/2020).

Jadi, tambahnya, program kartu prakerja pemerintah pusat ini bertujuan untuk membantu masyarakat, “Bagi yang sedang mencari pekerjaan, diberikan ketrampilan terlebih dulu melalui program kartu prakerja,” tandas Iskandar.

Dia juga menjelaskan, hingga saat ini jumlah pekerja di Aceh yang sudah menerima subsidi upah dari pemerintah pusat Rp 600.000/bulan sudah mencapai 93.368 orang.

“Dari data yang sudah masuk ke pusat sebanyak 119.034 orang, yang sudah menerima subsidi upah sebanyak lebih 93 ribu pekerja,” pungkas Iskandar Syukri.(her)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved