Breaking News:

Serambi Indonesia Fokus Menggarap Even Secara Virtual

Selama pandemi Covid-19 atau virus corona mewabah di Aceh berbagai even yang sebelumnya dilaksanakan diluar

IST
Ir H Mawardi Ali dalam acara Serambi Podcast, yang mengangkat tema "Pangan untuk Negeri, Aceh Besar Bersama Petani". Kegiatan dialog yang live radio Serambi FM itu dipandu oleh News Manajer Serambi Indonesia, Bukhari M Ali 

* Selama Pandemi Covid-19

BANDA ACEH - Selama pandemi Covid-19 atau virus corona mewabah di Aceh berbagai even yang sebelumnya dilaksanakan diluar, baik itu di Banda Aceh maupun di luar kota kini digarap melalui virtual.

“Selama ini kita lebih menggarap  even-even yang sifatnya virtual. Salah satunya yang sedang kita kembangkan seperti Serambi Podcast yang sudah berjalan lebih kurang empat bulan,” kata Manajer Promosi dan EO Harian Serambi Indonesia, M Jafar.

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam program Serambi Podcast Edisi Bincang Bisnis dengan tema “Event Virtual, Why Not?” yang disiarkan secara langsung melalui Facebook Serambinews.com, Minggu (20/9/2020).

Jafar menambahkan Program Serambi Podcast tersebut akan menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari. “Harapan kita program ini sampai seterusnya untuk memudahkan pemerintah, instansi, atau swasta dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena dengan menggunakan aplikasi zoom bisa lebih memudahkan, sebab bisa berada dimana saja, tanpa harus ke Kantor Serambi Indonesia di Banda Aceh,” sebutnya.

Dikatakan Jafar, tujuan dari program itu untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat meskipun sedang  stay at home ditengah pandemic Covid-19. Masyarakatpun bisa mengaksesnya melalui  sejumlah media sosial yang dimiliki Serambi Indonesia.

Ia menambahkan selain mengadakan Serambi Podcast melalui zoom dengan pemerintah kabupaten/kota di Aceh, pihak Serambi Indonesia juga pernah mengadakan podcast dengan tim dari Malaysia. “Jadi lebih memudahkan baik itu dari pemerintah maupun swasta yang ingin menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jadi lebih mudah dan tidak perlu ke Banda Aceh,” katanya.(una)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved