Breaking News:

Info Subulussalam

Terbitkan Perwal Covid-19, Begini Sanksi Bagi Pelanggar Prokes di Subulussalam 

Menurut Baginda, Perwal tersebut diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta penegakan hukum protokol kesehatan.

Penulis: Khalidin
Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Baginda Nasution SH MM, Juru Bicara Covid-19 Kota Subulussalam. 

Menurut Baginda, Perwal tersebut diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta penegakan hukum protokol kesehatan.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Subulussalam segera menerapkan perawaturan Wali Kota Nomor 108 Tahun 2020.

Hal itu disampaikan Juru bicara dan Divisi Bidang Komunikasi dan Informasi Gugus Covid-19 Kota Subulussalam, Baginda Nasution, SH MM dalam siaran pers kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Menurut Baginda, Perwal tersebut diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat, serta penegakan hukum protokol kesehatan.

Tujuannya, lanjut Baginda sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus covid-19 di Kota Subulussalam.

Beberapa poin penting dalam Perwal Kota Subulussalam Covid-19 berupa penerapan sanksi bagi perorangan dan pelaku usaha.

VIDEO Geger! Kuburan Digenangi Cairan Merah Seperti Darah

Viral, Tamu di Pesta Pernikahan Ini Wajib Pilih Menu Makanan sesuai Uang dalam Amplop

Terjatuh di Tikungan Sirkuit Misano, Valentino Rossi: Sungguh Sangat Memalukan

Baginda membeberkan, sanksi pelanggaran perorangan akan dikenai teguran lisan/tertulis untuk pelanggaran pertama.

Selanjutnya sanksi pelanggaran kedua kalinya dikenai sanksi sosial (membersihkan fasilitas umum/area publik) selama 30 menit.

Sementara  jika melakukan pelanggaran ketiga kalinya akan dikenai sanksi berupa denda sebesar Rp 50.000,- atau sanksi sosial (membersihkan fasilitas umum/area publik) selama 60 menit.

Kemudian Baginda juga menjelaskan soal sanksi pelanggaran bagi pelaku usaha akan dikenai teguran untuk pelanggaran pertama.

Kemudian sanksi pelanggaran kedua berupa penghentian sementara operasional usaha selama 3 (tiga hari) atau denda administratif  Rp 100.000.

Namun jika pelaku usaha masih belum mematuhi prokes hingga melakukan pelanggaran ketiga, maka dapat dikenai sanksi pencabutan izin usaha.

“Nanti Gugus Percepatan Penangan Covid-19 Kota Subulussalam juga membentuk tim Pelaksana Penerapan Sanksi, yaitu Satpol PP,TNI/Polri, dan instansi terkait lainnya,” pungks Baginda Nasution. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved