Kamis, 14 Mei 2026

Tokoh Gayo Bahas Provinsi ALA

Sejumlah tokoh dari dataran tinggo Gayo, Rabu (23/9/2020) duduk bersama membahas skema percepatan lahirnya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA)

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi 

REDELONG - Sejumlah tokoh dari dataran tinggo Gayo, Rabu (23/9/2020) duduk bersama membahas skema percepatan lahirnya Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA). Kegiatan itu dilaksanakan di Bener Meriah.

Kegiatan yang dikemas dalam Forum Silaturahmi Tokoh Pejuang Persiapan Pemekaran ALA, dihadiri Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi bersama Wakil Bupati Aceh Tengah  Firdaus, Wakil Ketua I DPRK Bener Meriah Tgk Husnul Ilmy.

Juga hadir Ketua KP3ALA Aceh Tengah Zam Zam Mubarak, tokoh pejuang ALA seperti Adi Jan, Sutrisno, Kusuma, Mustafa M Tami, Salminawati, serta para aktivis, tokoh pemuda, serta mahasiswa.

Selain memilih Ketua KP3ALA Bener Meriah, kegiatan itu juga membahas langkah-langkah strategis dalam memperjuangkan lahirnya provinsi ALA.

“Pemekaran provinsi ALA bukan kebutuhan elit, tapi ini murni perjuangan arus bawah, kami selaku pimpinan daerah dari beberapa kabupaten akan mensuport ini, kami akan mencarikan sumber daya apa saja yang kita butuhkan untuk meng goal kan ini,” ujar Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi.

Dikatakan, ALA adalah kepentingan arus bawah, kepentingan masyarakat, ini bukan perjuangan dari titik nol, ini lanjutan dari yang telah diperjuangkan oleh senior-senior terdahulu.

“Kita hari ini melanjutkan perjuangan tokoh-tokoh terdahulu yang telah berupaya untuk melahirkan provinsi ALA,” sebut Abuya.

Dikatakan, Menko Polhukam Mahfud MD pernah menyatakan di media akan memekarkan Papua menjadi lima provinsi. “Kalau ini terjadi, satu saja Papua mekar, Aceh wajib mekar,” tegas Abuya Sarkawi.

Sementara itu, Ketua KP3ALA Bener Meriah, Alwin Al Lahat menyampaikan, pihaknya segera melakukan konsolidasi kepada para tokoh-tokoh pejuang ALA yang dulu maupun yang sekarang.

“Kita tidak meninggalkan mana yang dulu dan juga tidak memajukan yang sekarang. Intinya perjuangan ALA ini perjuangan bersama baik dari hulu maupun dari hilir, tanpa membedakan kepentingan apapun,” tegasnya.

Awin juga menyatakan akan merangkul dan menyatukan seluruh komponen, baik OKP, LSM, dan lembaga organisasi lainnya untuk bersama-sama membantu menyuarakan aspirasi rakyat. 

“Perjuangan pemekaran ALA ini bukan kepentingan elit politik lagi, sudah menjadi aspirasi rakyat yang wajib disuarakan,” tegasnya.(bud)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved