Anggota Dewan: Itu Jawaban Normatif
SEUSAI Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan penjelasan terhadap hak interpelasi, sebagian besar anggota DPRA tidak puas
SEUSAI Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan penjelasan terhadap hak interpelasi, sebagian besar anggota DPRA tidak puas. Mereka kembali mengajukan pertanyaan kepada Nova karena menilai penjelasan yang disampaikan terlalu normatif dan regulatif.
Anggota DPRA, Sulaiman, mengungkapkan, penjelasan Plt Gubernur terlalu normatif. "Jawaban Plt Gubernur Aceh terlalu normatif. Jadi masih diperlukan pembahasan lebih lanjut agar kita bisa menelaah kembali jawaban yang disampaikan saudara Plt Gubernur," kata politisi Partai Aceh itu.
Hal serupa juga disampaikan Iskandar Usman Al-Farlaky. Menurut dia, apa yang disampaikan Plt Gubernur belum menyentuh pokok persoalan dari sejumlah pertanyaan yang diajukan para inisiator hak interpelasi.
Karena itu, Iskandar meminta kepada Plt Gubernur untuk bisa menjelaskan kembali jawaban-jawaban yang belum terinci. Iskandar kemudian menyampaikan kembali beberapa pertanyaan yang menurutnya belum terjawab dengan sempurna.
Abdurrahman Ahmad dalam kesempatan itu kembali menyentil soal proyek multiyears. Dia menegaskan, anggota DPRA secara kelembagaan tidak menolak pembangunan ruas jalan dalam proyek multiyears asalkan dilakukan sesuai prosedur yaitu diusul dalam KUA dan PPAS.
Dia meminta Plt Gubernur tidak usah menggalang dukungan kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menentang kebijakan DPRA yang membatalkan MoU usulan proyek multiyears. "Jika sesuai prosedur, semua anggota DPRA pasti mendukung program ini," pungkasnya.
Senada dengan Abdurrahman Ahmad, juga disampaikan Nova Zahara. "Bapak tidak perlu mencari dukungan kesana kemari. Cukup berkomunikasi dengan kami, insya Allah semua masalah selesai Pak," ungkap politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.(mas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/iskandar-usman-ketua-pansus-lkpj-gubernur-aceh.jpg)