Berita Bireuen
Pemuda Putus Sekolah Kini Bisa Dapat Ijazah, Syaratnya Ikut Pendidikan Kesetaraan Secara Gratis
Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Bireuen membuka kesempatan bagi pemuda putus sekolah untuk mengantongi ijazah.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bireuen membuka kesempatan bagi pemuda putus sekolah untuk mengantongi ijazah.
Hanya saja, untuk bisa mengantongi ijazah, baik Paket A, Paket B, dan Paket C itu, mereka harus mengikuti pendidikan kesetaraan yang digelar di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cot Gapu, Bireuen.
Kepala SPNF SKB Bireuen, Arifin Ishak SPd MAP kepada Serambinews.com, Jumat (25/9/2020) mengatakan, sejak pendaftaran pendidikan kesetaraan itu dibuka pada awal September lalu, sudah ada 70 orang warga Bireuen yang mendaftar dan mulai mengenyam pendidikan.
Untuk tahun 2020 ini, terang Arifin Ishak, SPNF Bireuen membuka kesempatan bagi warga putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan kesetaraan untuk Paket A, Paket B, dan Paket c.
"Bagi warga Bireuen yang putus sekolah diberi kesempatan luas untuk belajar di SPNF yang kegiatannya diatur sedemikian rupa dan nantinya memperoleh ijazah paket menurut jenjang yang diikuti," ujarnya.
• Begini Persyaratan yang Harus Dilengkapi Keuchik untuk Pencairan Dana Desa Tahap Ketiga
• Fasilitator Desa di Kota Banda Aceh Ikuti Pembekalan BNPB, Ini Jadwal dan Tempat Pelatihannya
• MTsN 1 Banda Aceh Juarai Cerdas Cermat Museum Aceh 2020, Wakili Aceh ke Tingkat Nasional
“Alhamdulillah, sejak dibuka sudah ada 70 orang yang mendaftar dan saat ini sedang mengikuti proses belajar dalam satu minggu dua kali pertemuan bertempat di SKB,” lanjut dia.
Menurut Kepala SPNF ini, mereka akan mengikuti proses belajar sampai April 2021 mendatang, dan mengikuti ujian nasional bersamaan dengan jadwal ujian nasional jenjang SD, SMP, dan SMA, nantinya.
Disebutkan dia, tahun 2019 lalu, sebanyak 260 orang sudah mengikuti pendidikan kesetaraan dan sudah mengikuti ujian persamaan. “Mereka yang belajar sejak September, juga akan mengikuti ujian pada April mendatang,” terangnya.
Menjawab Serambinews.com apakah pendaftaran masih dibuka, Arifin menginformasikan, bahwa untuk gelombang sekarang sudah ditutup dan akan dibuka lagi dalam waktu dekat.
SPNF, bebernya, bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sehingga ijazah kesetaraan berstandar nasional serta berstatus negeri. Bagi yang berminat, sebutnya, dapat menunggu pengumuman lanjutan dari Jakarta.
• Heboh Potensi Tsunami 20 Meter Hasil Peneliti ITB, Begini Tanggapan dan Arahan BMKG
• Seorang Ayah Bawa Boneka Beruang dari Tempat Sampah untuk Hadiahkan kepada Anak di Rumah
• Seorang Prajurit Tentara China Dipecat, Ketahuan Bocorkan Rahasia Militer China ke Keluarga
Arifin menambahkan, syarat untuk mengikuti pendidikan kesetaraan di SPNF Bireuen tidak begitu rumit. Peminat hanya melampirkan fotokopi ijazah yang dimiliki, serta fotokopi kartu keluarga, dan akte kelahiran.
Kemudian melampirkan fotokopi KTP, serta pasfoto dengan latar belakang layar merah ukuran 2x3 dan 3x4 masing-masing empat lembar.
"Selama dalam pendidikan, biaya ditanggung oleh negara alias gratis," pungkas Kepala SPNF Bireuen, Arifin Ishak SPd MAP.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/arifin-ishak-spd-map-kepala-spnf-skb-bireuen.jpg)