Perampokan di Nagan Raya
Polisi Buru Perampok Pengusaha Sawit di Nagan Raya
Sementara itu, Suryanto alias Acucuk kepada wartawan mengaku, ia bersama istri dan anaknya sedang tidur saat kawanan perampok masuk.
Penulis: Rizwan | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Polres Nagan Raya bersama Polsek Darul Makmur masih terus mendalami memburu pelaku perampokan dan penyekapan terhadap Suryanto alias Acucuk (46) warga Suka Raja kecamatan setempat.
“Masih kita analisasi guna mengungkap kasus itu,” kata Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK kepada Serambinews.com, Sabtu (26/9/2020).
Menurutnya, timnya masih terus bekerja dan mencari bukti-bukti serta keterangan sehingga kasus tersebut dengan harapan segera terungkap dan pelaku secepatnya bisa ditangkap.
“Mudah-mudahan segera tertangkap,” katanya.
Seperti diberitakan, kawanan perampok yang diperkirakan sebanyak 4 orang menyekap satu keluarga warga Desa Suka Raja, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Jumat (25/9/2020) dini hari.
Peristiwa sekitar pukul 04.00 WIB, itu terjadi saat kawanan pelaku yang memakai penutup wajah (sebo) membawa kabur satu unit mobil dan satu unit sepmor milik korban.
• DSI Minta Khutbah Jumat Bertemakan Penanggulangan Covid-19
• Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Telah Dibuka, Ini Panduannya Biar Mudah Lolos Seleksi
• Dikenal Menyehatkan, 7 Makanan Ini Justru Dapat Merusak Ginjal jika Dikonsumsi Berlebihan
Rumah yang dirampok pelaku adalah milik Suryanto alias Acucuk (46) yang hari-hari sebagai pengusaha kelapa sawit.
Rumah korban merupakan daerah padat penduduk di kecamatan setempat.
Kawanan perampok yang merupakan orang tidak dikenal (OTK) mendatangi rumah korban jelang subuh.
Pelaku turut membawa senjata tajam jenis parang dan mengikat korban.
Pelaku kemudian mengambil mobil korban jenis Innova, satu sepmor jenis Beat dan uang diperkirakan Rp 2,7 juta.
Pelaku yang semua membawa parang turut membawa lari dompet serta Hp milik korban.
Korban akhirnya berhasil membuka tali yang diikat sehingga meminta tolong kepada warga sekitar.
Sementara itu, Suryanto alias Acucuk kepada wartawan mengaku, ia bersama istri dan anaknya sedang tidur saat kawanan perampok masuk.
Namun ia melihat ada orang yang masuk dari arah atas rumahnya yakni lantai II sehingga ia dipaksa untuk tidak bergerak oleh pelaku.
"Pelaku mengikat saya dan keluarga serta mulut kaki dilaban,” kata Acucuk, Jumat (25/9/2020).
Pria yang hari-hari sebagai pengusaha kelapa sawit mengatakan, ia bersama istri memilih pasrah sebab pelaku menghujamkan parang ke arah lehernya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perampokan-dan-penyekapan-satu-keluarga-di-nagan.jpg)